Ketik disini

Sumbawa

Pihak Sekolah Tunggu Keputusan Polisi

Bagikan

SUMBAWA – Pihak SMAN 1 Sumbawa masih menunggu ketetapan dari aparat kepolisian terkait A�siswa mereka yang ditahan membawa tramadol ke sekolah. Setelah ada status dari kepolisian, barulah sekolah bisa menentukan sikap terhadap siswa berinisial GHR itu.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Sumbawa Suherman mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan aparat kepolisian. Apakah GHR ini dikategorikan hanya sebagai pengguna saja atau sebagai pengedar. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap GHR.

”Diharapkan juga kepada aparat kepolisian agar dapat mengungkap bandar obat tersebut,” ujar Herman, kemarin.

Adapun tindakan sekolah terhadap GHR tergantung pengembangan pihak kepolisian. Apabila GHR dinyatakan membahayakan siswa lain, kemungkinan sekolah akan mengambil tindakan tegas terhadapnya.

Disinggung mengenai pengawasan di sekolah, menurut Herman, pihaknya tidak punya wewenang untuk melarang anak-anak membawa obat ke sekolah. Namun, yang marak kini adalah pelajar yang menyalahgunaan obat-obat tertentu. Salah satunya adalah tramadol. A�Setelah dilihat, ternyata penggunaan tramadol tidak bisa dilakukan sembarangan. Obat tersebut fungsinya menghilangkan rasa nyeri untuk orang-orang yang hendak melakukan operasi.

Setiap masuk kelas, guru-guru mengimbau agar para siswa tidak mengkonsumsi obat tersebut. Bahkan, pihaknya juga mengimbau agar para siswa tidak meminum-minuman berenergi. Karena saat ini para siswa dalam kondisi fisik yang maksimal. Jadi belum membutuhkan yang seperti itu. ”Itu yang kita imbau setiap Senin, Jumat, bahkan setiap masuk kelas,”kata pria berkumis ini.

Dikatakan, pihaknya hampir setiap hari mendapatkan informasi mengenai adanya siswa yang mengkonsumsi tramadol. Namun, setelah dicek, pihak sekolah tidak mendapatkan bukti. Bahkan siswa yang berada di sekitar siswa yang dicurigai itu juga mengatakan tidak tahu. Karena itu, pihaknya hanya bisa menyampaikan imbauan kepada siswa agar jangan menggunakan obat seperti itu. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka