Ketik disini

Metropolis

22 Persen Warga Belum Terlindungi BPJS

Bagikan

MATARAM – Hingga kini belum seluruh masyarakat Mataram terdaftar dalam program BPJS Kesehatan. Data menunjukkan, masih ada 22 persen warga kota yang belum terlindungi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu.

“Sebenarnya 78 persen itu sudah cukup tinggi,a�? kata Kepala BPJS Kesehatan Mataram Sistri Sambodo.

Di NTB, angka itu hanya kalah dari Sumbawa Barat yang bulan ini sudah mulai mendaftarkan seluruh masyarakatnya. Hal itulah yang rencananya juga akan diterapkan Pemkot Mataram.

Dengan pola Universal Health Coverage alias perlindungan kesehatan menyeluruh, 22 pesen warga yang belum terdaftar akan ditanggung pemkot. “Komitmen itu akan dimulai awal 2017, kami sangat mengapresiasi,a�? ujarnya.

Hitung-hitungannya setiap masyarakat akan ditanggulangi Rp 23 ribu perbulan. Memastikan penerima bantuan tepat sasaran, verifikasi dan validasi data akan dilakukan. “Jelas ini untuk masyarakat tak mampu yang belum tercover,a�? jawabnya.

Kadis Kesehatan Kota Mataram Usman Hadi mengatakan, program kesehatan memang menjadi salah satu program utama pemkot. Karena itu, rencana Universal Health Coverage segera dijalankan. a�?Pak wali sudah komitmen untuk selesaikan 22 persen yang belum itu,a�? katanya.

Dengan demikian, mulai awal tahun depan diharapkan tak ada lagi cerita masyarakat Mataram yang mengurungkan niat berobat karena kendala dana. “Kesehatan itu hak setiap orang,a�? tukasnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka