Ketik disini

Metropolis

Pemprov Prioritaskan Pulau Sumbawa

Bagikan

MATARAM – Perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas pembangunan NTB satu tahun ke depan. Dalam RAPBD Provinsi NTB 2017, total dana yang dialokasikan untuk jalan mencapai Rp 505 miliar. Hal ini disebabkan infrastruktur jalan masih menjadi persoalan di sejumlah daerah, terutama di Pulau Sumbawa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB Wedha Magma Ardhi mengatakan, alokasi dana ini meningkat dari anggaran tahun 2016. Dalam RAPBD, perbaikan jalan akan difokuskan jalan-jalan di Pulau Sumbawa, tujuannya agar ada keseimbangan kemantapan jalan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. “Di lihat dari sebaran jalan, lebih banyak di sana (Pulau Sumbawa),a�? katanya, kemarin (28/11).

Tapi secara umum menurutnya, kondisi jalan di NTB sudah cukup bagus, tidak ada ketimpangan yang terlalu mencolok. Karena tidak hanya dilihat dari kondisi jalan, tapi juga diukur dari beberapa aspek. Diantaranya, aspek luasan jalan dengan lokasi strategis yang ada, sebaran penduduk dan sebagainya.

Ia menyebutkan, kondisi jalan nasional sudah cukup baik dari 934,55 km; 922,78 km atau 98,74 persen dalam kondisi mantap; sisanya 11,74 km atau 1,26 persen tidak mantap. Sementara jalan provinsi dengan panjang 1.462,42 km; baru 1.029,9 km atau 70,29 persen yang mantap; sisanya 434,5 km atau 29,71 persen belum. Lebih parah lagi jalan kabupaten dari 5.624,90 km; baru 3.341,18 km atau 59,40 persen yang mantap; sementara sisanya 2.283,72 km atau 40,6 persen belum mantap.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB Ridwansyah menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas provinsi NTB. Target peningkatan kemantapan jalan hingga 2018, akhir RPJMD NTB 2013-2018 yakni 83,75 persen. Sementara di 2017 ditargetkan kemantapan jalan mencapai 73,21 persen.

Untuk mencapai target ini, upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan percepatan penanganan jalan provinsi tahun jamak (2017-2018) dengan total dana Rp 605 miliar untuk 313 km jalan dan 632 meter jembatan. Selain dari APBD, pembiayaan jalan juga didanai dari dana PRIM INDI Rp 156 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 99 miliar.

Saat ini, proses pembahasan RAPBD NTB 2017 tengah berlangsung, ia berharap tidak ada hambatan dalam pembahasan ini, sehingga APBD bisa disahkan besok. (ili/r7)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka