Ketik disini

Sumbawa

Calon TKW Melapor ke Disnakertrans

Bagikan

SUMBAWA – Seorang calon tenaga kerja wanita (CTKW) asal Kecamatan Tarano, berinisial Rs melaporkan oknum sponsor dan petugas perekrutannya ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa. Pasalnya, CTKW ini melihat ada gelagat mencurigakan dari keduanya. Dia menduga bahwa rencana keberangkatannya akan dilakukan secara ilegal.

Kepada wartawan, Rs memaparkan, sebelumnya dia sudah pernah menjadi TKW di Timur Tengah dan Hongkong. Kemudian dia berkeinginan untuk kembali berangkat ke luar negeri untuk bekerja. Akhirnya dia mendatangi oknum sponsor berinisial I. Dia kemudian mengutarakan niatnya untuk kembali berangkat ke luar negeri.

”Kali ini saya berniat untuk berangkat ke Taiwan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Setelah berbincang-bincang, Rs sepakat kepada oknum sponsor itu untuk diberangkatkan ke Timur Tengah. Namun, saat pengurusan administrasi untuk keberangkatan, Rs melihat sejumlah hal yang mencurigakan. Sebab, pengurusan keberangkatannya sekarang ini berbeda jauh dari proses keberangkatannya sebelumnya. Salah satunya adalah oknum sponsor tersebut tidak membuatkan surat persetujuan keberangkatannya dari pihak keluarga.

Menurut Rs, oknum sponsor tersebut mengatakan bahwa untuk pemberangkatan ke Timur Tengah tidak membutuhkan surat persetujuan dari keluarga. Sebab, hanya pemberangkatan ke negara Asia Pasifik saja yang membutuhkan surat tersebut. Namun, menurut pengalamannya, keberangkatan TKW ke luar negeri harus dibarengi dengan surat persetujuan keluarga.

Selain itu, oknum sponsor tersebut juga tidak memberitahukan Rs akan diberangkatkan melalui perusahaan apa. Nama PJTKI itu juga tidak diberitahukan kepada Rs. Oknum sponsor itu juga selalu mendesak Rs untuk berangkat. Bahkan oknum tersebut mengatakan bahwa sudah ada empat orang lain yang akan diberangkatkan. Namun, Rs tidak pernah dipertemukan dengan mereka.

A�”Sampai saya ditemui di rumah, padahal saya sedang sakit. Saya terus didesak untuk berangkat. Sampai-sampai dia SMS saya dengan tidak sopan. Sampai sekarang SMS-nya masih saya simpan,” kata Rs.

Akhirnya, dia memutuskan untuk membatalkan keberangkatannya. Sebab, dia tidak mengetahui dengan pasti apakah keberangkatannya itu resmi atau ilegal. Dia juga tidak berani berangkat tanpa surat izin keluarga, surat izin dan surat jalan dari Disnakertans. Dia juga berencana untuk mengembalikan uang saku yang sudah pernah diberikan kepadanya. Bahkan, dia juga mempersilakan oknum tersebut menuntut atau mempolisikannya.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Sumbawa Zainal Arifin mengatakan, pihaknya akan mencoba untuk melakukan mediasi antara Rs dan oknum sponsor tersebut. Rencananya, mediasi tersebut akan dilakukan hari ini. Kalau tidak bisa dicapai mufakat dan ada indikasi perbuatan pidana terkait ketenagakerjaan, pihaknya akan melapor ke polisi. ”Kalau terindikasi, kami lapor ke polisi. Itu adalah tindak pidana ketenagakerjaan,” tegasnya. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys