Ketik disini

Headline Kriminal

KPK Minta BPKP Periksa Proyek PLN NTB

Bagikan

MATARAM – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB, tengah memeriksa sejumlah proyek PLN di NTB. Tercatat, ada empat gardu induk dan lima transimisi yang yang ditangani auditor negara ini.

Kepala BPKP NTB Bonardo Hutauruk mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan instruksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pihaknya diminta untuk melakukan cek fisik proyek PLN yang mulai dikerjakan sejak 2009 lalu.

a�?Langsung permintaan KPK. Kami disuruh memeriksa proyek PLN yang dibiayai APBN,a�? kata Bonardo.

Pemeriksaan fisik tersebut, menyasar pada proyek PLN yang terindikasikan mangkrak. Mengenai lokasi proyek PLN yang diperiksa BPKP, Bonardo enggan membeberkannya.

Dia hanya mengatakan, untuk pulau Lombok terdapat dua gardu induk dan tiga transmisi yang diperiksa BPKP.A� Sedangkan untuk pulau Sumbawa, ada dua gardu dan dua transmisi yang dicek BPKP.

Lebih lanjut, kata Bonardo, tim pemeriksa sudah diperintahkan untuk turun ke lapangan sejak pekan lalu. Nantinya, hasil pemeriksaan akan diserahkan kepada BPKP pusat, sebelum 9 Desember 2016.

a�?Nanti akan dikumpulkan lagi di pusat,a�? ujar dia.

Mengenai permasalahan mangkraknya proyek PLN, Bonardo belum dapat menjelaskannya. Dia beralasan, tim masih berada di lapangan untuk melihat progres pelaksanaan.

“Sudah sejauh mana proyeknya berjalan, jika ada kendala, apa permasalahannya, apakah berkenaan dengan lahan atau ketidakmampuan dari penyelenggara proyeknya,” kata Bonardo.

Bonardo mengakui bahwa tindak lanjut permintaan KPK ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi Presiden RI. Bahkan dari sejumlah proyek gardu induk dan transmisi daya yang ada, terindikasi peluang terjadinya tindak pidana korupsi termasuk di NTB. Karena itulah tugas BPKP kini turun melakukan pemeriksaan untuk mendalaminua.

a�?Belum sampai ke arah tindak pidana, kami hanya reporting,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka