Ketik disini

Metropolis

Ahyar Diarak, TGB Serukan Persaudaraan

Bagikan

Sedikitnya 10 ribu masa menyemuti Lapangan Sangkareang, kemarin. Semua kompak mengikrarkan diri siap menjaga NKRI.

***

SejumlahA� kendaraan di Mataram, kemarin (30/11). dialihkan menuju ruas-ruas jalan alternatif. Kepadatan masa di seputaran Taman Sangkareang membuat kendaraan tak lagi bisa melintas. Makin mendekat ke lokasi, suasana makin padat jelas terlihat.

Kerumunan masa jadi satu di Lapangan Umum yang tepat berada di samping taman tersebut. Mereka adalah peserta kegiatan Nusantara Bersatu. Datang dari berbagai penjuru Lombok, masa sudah menyemuti lokasi sejak 07.00 Wita, satu jam sebelum acara resmi dibuka.

“Saya datang jauh dari Lombok Timur, berangkat habis subuh,a�? kata Mahmud, seorang warga.

Menjaga keutuhan NKRI dalam konsep kebhinekaan adalah hal yang didengungkan sepanjang kegiatan. Semua kompak dengan ikat kepala merah putihnya.

Panas yang menyengat kala itu, tak mampu mengalahkan semangat masyarakat Lombok yang sudah sedemikian membaranya. Meskipun keringat bercucuran, semua tetap bertahan, tak pulang sebelum acara berakhir.

Gubernur NTB HM Zainul Majdi mengatakan semangat persaudaraan adalah kekuatan bangsa ini yang lama dilupakan. Sumber Daya Alam (SDA) yang ada boleh saja habis suatu saat nanti. Sumber Daya Manusia (SDM) juga belumlah selevel negara-negara maju. Namun dengan semangat persaudaraan, ia meyakini bangsa ini bisa melangkah maju. a�?Kalau semangat persaudaraan hilang, habislah kita,a�? ujarnya.

Gubernur yang biasa memberikan tausiyah itu kali ini tampil beda. Dua kali ia memimpin 10 ribu lebih masa untuk bernyanyi. Lagu-lagu nasionalisme yang didendangkan kala itu berhasil membakar semangat seluruh peserta aksi. a�?Mari kita saling cinta mencintai,a�? serunya.

Lain TGB, lain pula Wali Kota Mataam H Ahyar Abduh. Usai acara, tiba-tiba saja ia diarak dalam lautan masa. Tanpa dikomando, sejumlah masyarakat mengangkatnya tinggi-tinggi. Padahal Pilkada Gubernur NTB yang hendak diikuti Ahyar belum juga dimulai. Namun ia sudah mendapat sambutan layaknya pemenang pertarungan politik. a�?Hidup pak wali, gubernur selanjutnya,a�? teriak masa aksi spontan.

Ahyar hanya bisa tersenyum dan mengikuti kemana arah masa yang menggendongnya bergerak. Lautan manusia dari Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Utara itu benar-benar memberikan panggung untuk sang wali kota. Sungguh mirip aksi wajib usai menang pilkada. a�?Tiba-tiba saya diangkat, saya ya nurut saja,a�? ujarnya usai kegiatan.

Nyaris seluruh sekolah diliburkan kala itu. Beberapa perwakilan siswa dari tiap sekolah ambil bagian. Para PNS juga tak ketinggalan. Pun demikian dengan TNI Polri dan elemen masyarakat lainnya.

Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito mengatakan tak masalah satu hari itu pelayanan dan pendidikan sedikit terganggu. Agenda besar demi NKRI menurutnya tak kalah penting. a�?Ini pembelajaran langsung untuk semua siswa dan PNS,a�? ujarnya. A�(WAHYU PRIHADI S, Mataram./r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys