Ketik disini

Giri Menang

Mundur karena Perintah Bupati

Bagikan

GIRI MENANGA�– Rencana penyegelan Hotel Santosa mundur dari jadwal semula. Jika sebelumnya Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Lombok Barat menjadwalkan turun akhir November. Faktanya, hingga awal Desember Hotel Santosa masih aman-aman saja. Apakah PPKAD a�?masuk angina�??.

Menjawab pertanyaan itu, Kepala PPKAD Lobar Hj Lale Prayatni membantah tegas jika instansinya a�?masuk angina�?. Kata Lale, penundaan penyegelan tersebut murni karena permintaan langsung dari Bupati Lobar H Fauzan Khalid.

a�?Saya diminta mundur setelah tanggal 4 Desember 2016,a�? terangnya, kemarin (30/11).

Lale menjelaskan, alasan perubahan jadwal tersebut dikarenakan pada tanggal 4 Desember mendatang event bertaraf internasional a�?Lombok Marathona�? dipusatkan di Senggigi. Takutnya, ketika dilakukan penyegelan, mengganggu penyelenggaraan event tersebut.

a�?Saya sudah lapor, sebenarnya hari ini (kemarin, Red) kita turun segel. TapiA� Pak Bupati meminta penyegelan dilakukan setelah tanggal 4 Desember,a�? jelas Lale.

Ia pastikan apapun alasan dan sikap yang ditunjukkan oleh pihak Hotel Santosa, tidak akan merubah keputusan untuk memberikan sanksi penyegalan. Kata dia, Pemkab Lobar sudah komitmen terkait keputusan itu.

a�?Barusan ini saya terima surat dari pihak hotel, isinya mereka siap membayar dengan menyicil,a�? akunya.

Dalam surat tersebut diterangkan, jika pihak Hotel Santosa siap membayar November Rp 1,5 miliar, Desember Rp 1,5, Januari Rp 1,5, dan Februari Rp 1,5 miliar. Kemudian sisa utang pajak baru dibayar lunas Maret. Namun usaha tersebut ditolak mentah-mentah oleh PPKAD.

a�?Jelas kami tolak. Perwakilan hotel juga pernah datang dua kali (ke PPKAD) tapi saya tidak ingin bertemu. Takutnya nanti di bilang a�?masuk angina�? atau apalah,a�? pungkas wanita bercamata ini. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka