Ketik disini

Headline Selong

Warga Puncak Jeringo Minta Listrik

Bagikan

SELONG – Sebagian besar warga Desa Puncak Jeringo Kecamatan Suela Lombok Timur (Lotim) masih belum menikmati listrik. Kondisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Sejumlah janji pemerintah Provinsi maupun pemerintah Lotim untuk memasok listrik masih isapan jempol belaka.

“Sudah banyak yang ke sini. Dari pemerintah Lotim sampai pak Gubernur sekitar dua bulan lalu. Katanya sih akan segera diberikan bantuan listrik tapi sampai sekarang masih belum ada tindak lanjut,” kata Kamal, salah seorang warga.

Untuk penerangan saat ini, warga mengalirkan listrik dari pembangkit tenaga matahari. Sayangnya, tidak semua warga bisa menikmatinya. Karena daya yang dihasilkan tidak seberapa. Bahkan untuk kebutuhan ibadah di masjid pun kadang aliran listrik yang ada tak tercukupi.

a�?Melet kami punya listrik bapak, adeq mauq gamaq bedile kance manto Boy leq TV (Kami ingin punya listrik. Agar bisa punya lampu dan menonoton sinetron CatatanA� Si Boy di TV, Red),a�? cetus Radmah, salah seorang warga Dusun Kuang Rengan.

Kondisi Desa Puncak Jeringo saat ini membuat warga A�merasa sangat membutuhkan listrik PLN. Desa Puncak Jeringo memiliki empat dusun. Dimas di setiap dusun terdapat ratusan kepala keluarga yang masih belum menikmati listrik.

A�a�?Jika ditotal mungkin ada sekitar 600 lebih,a�? kata Kamal.

Total penduduk di Desa ini mencapai sekitar 2.874 jiwa. Warga hanya bisa berharap pemerintah tidak hanya sekadar berjanji. Karena, warga merasa listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi mereka.

Selain masalah listrik, warga juga mengaku kesulitan terkait masalah air dan infrastruktur jalan. Dalam setahun mereka mengalami kekeringan selama tiga bulan. Karena itu selama tiga bulan dalam setahun sumber mata air Selir dari pegunungan terdekat mengering. a�?Akibatnya ya kami hanya mengandalkan bantuan dan membeli air,a�? beber warga.

Warga Puncak Jeringo selama ini menggantungkan hidup pada hasil pertanian dan perternakan. Dimana kebanyakan warga menanam jagung di areal 75 are yang diberikan pemerintah. a�?Itu hanya bisa sekali musim tanam dalam setahun. Saat musim hujan saja. Makanya kami juga berternak sapi dan kambing,a�? aku warga.

Terpisah, Manajer Pembangkit Listrik Sektir Lombok, Dony Ocniza sebelumnya mengungkapkan daya mampu pasokan listrik Lombok saat ini mencapai 285 Mega Watt. Dengan beban puncak sebanyak 230 megawatt. Di Lombok Timur, PLN memiliki paskokan listrik sekitar 61 megawatt dari pembangkit di PLTD Paok Motong sekitar 20 megawatt, pembangkit milik swasta di Pringgabaya 38 megawatt dan 3 megawat pembangkit yang disewa.

a�?Sekarang ini sedang dibangun listrik pedesaan supaya menjangkau pedesaan. Itu tidak sekaligus semua karena keterbasan anggaran,a�? kata dia.

Sementara General Manager PLN Wilayah NTB, Karyawan Aji menjelaskan saat ini PLN NTB telah bekerjasama dengan pemerintah daerah. Untuk memetakan daerah yang belum terdeteksi jangkauan listrik PLN. a�?Kalau memang itu masuk jalur PLN, itu akan kami support. Kalau itu di luar jalur PLN, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah mengupayakan agar jaringan listrik bisa masuk ke sana,a�? kata dia. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka