Ketik disini

Sumbawa

15 Perkara Illegal Logging Disidang

Bagikan

SUMBAWA – Sejak Januari hingga Desember ini, sedikitnya 15 perkara kasus illegal logging ditingkatkan statusnya ke tahap penuntutan atau disidangkan. 15 perkara ini merupakan hasil tangkapan tim gabungan Dinas Kehutanan NTB maupun Sumbawa, serta hasil tangkapan aparat TNI dan Polri.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sumbawa Feddy Hantyo Nugroho mengatakan, pihaknya sudah melimpahkan 15 perkara illegal logging ke pengadilan. Perkara ini merupakan hasil tangkapan operasi gabungan Dinas Kehutanan NTB, Dinas Kehutanan Sumbawa, aparat TNI dan Polri.

”Untuk pelaku illegal logging yang ditangkap Dinas Kehutaan NTB, rata-rata di Pulau Lombok. Namun asalnya dari Kabupaten Sumbawa,” ujar Feddy.

Sementara itu, hasil tangkapan aparat TNI diserahkan ke Dinas Kehutanan Sumbawa untuk diproses selanjutnya. Pihaknya juga sudah menerima kasus illegal logging yang dilimpahkan oleh Dinas Kehutanan Sumbawa. Untuk tersangka dalam kasus tersebut juga sudah ditahan. Hal ini dilakukan agar tidak mempersulit proses penuntutan kasusnya.

Saat ini ada empat kasus yang masih dalam tahap pra penuntutan. Saat ini, pihaknya masih melakukan penelitian terhadap berkas perkara kasus tersebut. Hal ini dilakukan untuk meneliti apakah masih ada kekurangan dalam berkas tersebut atau tidak.

Apabila masih ada kekurangan, maka akan diminta kepada penyidiknya untuk dilengkapi. Jika sudah lengkap, maka akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.

”Kalau masih ada kekurangan, akan kembalikan kepada penyidik. Tentunya beserta petunjuk dari jaksa peneliti,” katanya.

Feddy menjelaskan, petunjuknya biasanya terkait syarat formil atau syarat materil. Adapun syarat formilnya seperti kelengkapan administrasinya. Sementara syarat materilnya adalah materi yang berkaitan dengan perkara itu. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka