Ketik disini

Sumbawa

Kasihan Deh, Sumbawa Tidak Masuk Daftar

Bagikan

SUMBAWA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) NTB akan melaksanakan kegiatan Sport Tourism 2017. Dalam kegiatan yang masuk dalam kalender wisata NTB ini, dilaksanakan tujuh item pariwisata di sejumlah kabupaten/kota se-NTB. Namun, Kabupaten Sumbawa tidak masuk dalam daftar lokasi pelaksanaan kegiatannya.

Menurut informasi, tujuh item tersebut yakni Rinjani Ultra di Gunung Rinjani, Gili Trawangan Colour Run di Gili Trawangan, balap sepeda Grand Fondo New York, Kejuaraan paralayang di Manta KSB dan di  Are Guling, Desa Prabu, Lombok Tengah. Kemudian lomba selancar tingkat dunia di Lakey Kabupaten Dompu. Turnamen golf di padang golf Pantai Sire Lombok Utara dan padang golf Golong Kabupaten Lombok Barat.

Selain itu, agenda wisata lain yang menanti adalah pesta rakyat Bau Nyale, Festival Pesona Lawata, Festival Pesona Tambora, Lombok Sumbawa Pearl Festival, Bulan Pesona Lombok, Festival Mentaram, Festival Pesona Senggigi, Mandalika Tour D’ Lombok, Festival Pesona Lakey, Festival Pesona Gili Indah dan International Halal Travel Fair.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sumbawa Pincun Nurhinsyah mengaku terkejut Kabupaten Sumbawa tidak masuk dalam daftar. Dia juga mengaku tidak tahu bahwa kalender wisata itu ada. Bahkan, Festival Moyo tidak disinggung dan dimasukkan dalam kalender wisata. Karena itu, akan dilakukan koordinasi dengan Dinas Budpar  NTB.

Menurutnya, harus ada pemerataan perhatian terhadap semua daerah di NTB. Namun setelah melihat kalender pariwisata itu, pihaknya mulai bertanya. Kenapa Festival Moyo yang sudah menjadi agenda tetap tidak dimasukkan dalam kalender wisata NTB dan dalam Sport Tourism 2017.

”Ketika menyusun itu seharusnya semua daerah diundang,” ujarnya kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

Karena Festival Moyo tidak dimasukkan dalam destinasi wisata dalam kalender wisata NTB, Dinas Budpar NTB harus melakukan evaluasi. Minimal evaluasinya dilaksanakan secara terbuka. Apa saja kekurangan dalam festival itu, diharapkan untuk disampaikan kepada pemda. Jangan kemudian menilai diam-diam dan memutuskan untuk tidak dimasukkan dalam kalender wisata provinsi.

”Kalau seperti ini caranya, ini tidak fair,” ujarnya.. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka