Ketik disini

Metropolis

Cidomo Miliki Rambu

Bagikan

MATARAM – Cidomo kerap menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya. Terutama saat berbelok, seringkali kendaraan bermotor tidak melihatnya, sehingga menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Mengantisipasi hal ini, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram memberikan bantuan rambu pada kusir cidomo. Mulai dari tanda stop, belok hingga beberapa alat kebersihan. Hal ini membantu mereka ketika akan berbelok di jalan raya.

“Kendaraan lain bisa waspada dan berhenti,” ujar H Khalid, Kepala Dishubkominfo Kota Mataram, kemarin (2/12).

Bantuan ini telah disalurkan pada pemilik cidomo di sejumlah pasar. Di antaranya di Pasar Pagesangan, Pasar Cemara, Pasar Dasan Agung, dan Pasar ACC. Tanda tersebut akan sangat membantu mereka untuk lebih taat berlalu lintas.

“Sudah kami bagikan untuk 100 kusir cidomo di pasar-pasar tersebut,” tuturnya.

Selain bantuan tersebut, Dishubkominfo Mataram juga memfasilitasi kusir cidomo untuk melengkapi STNKTB, Plat Kendaraan Tidak Bermotor khusus kota, dan SIM KTB. Semua diberikan tanpa memungut biaya sepeser pun.

“Semua gratis,” kata Khalid

Tak hanya itu, Khalid juga menerbitkan surat isidentil. Surat ini diperuntukkan bagi cidomo yang berasal dari luar Kota Mataram. Seperti dari Kediri, Batu Layar, dan Sesela Lombok Barat. Surat ini berfungsi sebagai izin masuk wilayah Kota Mataram.

“Kalau tidak ada, kita usir saja dari kota,” sambungnya.

Keseluruhan administrasi tersebut sangat penting bagi pemilik cidomo. Kelengkapan ini akan membuat mereka jadi lebih terarah. Di samping itu, sebagai pengguna jalan mereka juga harus memiliki identitas.

Di Kota Mataram, lanjut Khalid, tercatat 200 cidomo beroperasi hampir di seluruh pasar yang ada. Namun hanya sekitar dua persen merupakan cidomo Kota Mataram. Sebagian besar justru berasal dari Lombok Barat.

“Termasuk di Karang Lelede, kebanyakan dari Labuapi, Batu Layar, dan Sesela,” jelasnya.

Khalid melanjutkan, untuk mengurus administrasi tersebut juga sangat mudah. Pemilik cidomo cukup membawa KTP dan bukti kepemilikan cidomo. Setelah itu langsung diproses.

“Platnya pun khusus MTR,” pungkasnya. (fer/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka