Ketik disini

Pendidikan

Kuliah ke Luar Negeri Harus Didukung

Bagikan

MATARAM — Anggota XI DPR RI Dr Zulkieflimansyah memberikan atensi cukup besar pada dunia pendidikan NTB. Dalam beberapa hari terakhir, di beranda facebooknya senantiasa menampilkan anak-anak muda asal NTB yang kuliah ke luar negeri.

“Harus berani kuliah ke luar negeri. Karena ini yang akan memunculkan konfidensi,” kata Zulkieflimansyah lewat sambungan ponsel, kemarin (2/12).

Dikatakan, bagi NTB memang tak memungkinkan kalau harus membiayai anak-anak muda kuliah ke luar negeri. Namun, saat ini tak ada yang sulit, begitu banyak program beasiswa yang disiapkan oleh pemerintah pusat dan luar negeri.

“Kendalanya adalah hanya soal bahasa saja. Kemampuan bahasa Inggrinya kurang,” ucapnya.

Kekurangan bahasa Inggris ini, kata Zul, bisa diantisipasi langsung oleh daerah. Caranya dengan menyiapkan secara khusus anak-anak muda untuk pendalaman bahasa Inggris. Membuat pendidikan khusus membimbing TOEFL atau IELTS.

“Tujuannya untuk mengejar TOEFL 500 atau yang lebih. Termasuk mendukung IELTS,” ucapnya.

Dengan upaya ini, tambah Zul, semakin banyak anak NTB yang bisa kuliah ke luar negeri. Tidak lagi terbatas beberapa orang saja.

“Selama ini kan hanya beberapa saja dari NTB,” ucapnya.

 Pria yang menjadi Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika ini menjabarkan, ada alasan kenapa ia begitu semangat memotivasi anak muda NTB berani kuliah ke luar negeri. Dengan ke luar negeri akan mengetahui langsung seperti apa kondisi negara-negara tersebut.

“Supaya tahu, bukan saja melihat namun juga merasakan,” sambungnya.

Dengan perjalanan pendidikan ke luar negeri, imbuh Zulkieflimansyah, anak-anak muda di NTB akan memiliki pemahaman luas mengenai pendidikan di negara-negara yang sudah maju. Setelah mengunjungi negara-negara di luar negeri, akan muncul kebanggaan pada negara.

“Kita lihat Belanda itu, negara kecil bila dibanding Indonesia kok bisa hebat. Nah, kita akan bangga pada Indonesia dan membuat kita berpikir harusnya Indonesia lebih maju lagi,” tukasnya.(feb/r9)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka