Ketik disini

Bima - Dompu

Mantan Kadis Perkebunan Siap a�?Bernyanyia�?

Bagikan

KOTA BIMAA� -A� Mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bima inisial A�H akan bersaksi pada sidang kasus korupsi pengelolaan kopi tambora. Selain H, ada beberapa saksi lain yang juga akan memberikan kesaksian pada sidang dengan dua terdakwa itu.

Hal itu diungkapkan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bima Yoga Sukmana pada Radar Tambora (Lombok Post Goup), kemarin. Menurut Yoga, jumlah saksi yang dihadirkan lebih dari 10 orang. Masing – masing saksi untuk terdakwa Suparno dan Syafruddin Idris sebanyak enam orang.

“Saksi yang akan dihadirkan dari Bima semua. Satu diantaranya mantan Kadis Perkebunan Kabupaten Bima,” ujarnya, kemarin(2/12).

Yoga berharap Suparno dan Syafruddin mau terbuka dalam persidangan itu. Serta menyebutkan siapa saja yang terlibat pada kasus itu. Karena fakta dalam persidangan sangat dibutuhkan sehingga bisa menjerat tersangka lain.

“Jika ada fakta baru dalam persidangan itu akan kami tindaklanjuti dan dikembangkan,” tegasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengelolaan kopi Tambora diusut sejak tahun 2006. Besar anggarannya Rp 378 juta. Dana itu digunakan untuk biaya penanaman hingga panen kopi. Dugaan kerugian negara dalam kasus tersebut berdasarkan hasil audit BPKP Mataram Rp 218 juta.

Dua terdakwa sebelumnya bernyanyi dan menyebutkan H, mantan Kadis Perkebunan Kabupaten Bima terlibat kasus tersebut. Sementara status Syarifuddin dan Suparno dalam proyek itu sebagai pelaksana kegiatan pengelolaan kopi Tambora. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka