Ketik disini

Giri Menang

Sulit Disetarakan dengan UMK

Bagikan

GIRI MENANG – Keinginan tenaga honor daerah (honda) dan guru tetap daerah (GTD) agar gajinya sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) nampaknya belum bisa terealisasi tahun depan. Kendati daerah ada niat, tapi kondisi finansial daerah belum stabil.

”Sangat sulit,” kata Plt Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertras) Lobar Mawardi kepada wartawan, kemarin (2/12).

Dikatakan Mawardi, pemerintah bukannya tidak ingin memperhatikan nasib Honda atau GTD. Namun penyetaraan gaji sesuai UMK Lobar yang saat ini mencapai Rp 1,3 juta tidaklah gampang. Bahkan Mawardi mengatakan, untuk membayar gaji Honda perorang perbulan Rp 750 saja daerah sudah kelimpungan.

”Tapi, kalau sudah bisa akan diupayakan,” ujarnya.

Permitaan penyesuaian gaji para pegawai Honda dan GTD sejatinya sudah dilayangkan oleh sejumlah anggota dewan ke pihak eksekutif. Namun usulan tersebut harus terpental.

Sebelumnya Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dikonfirmasi terkait hal ini juga mengatakan bahwa hal itu sulit dilakukan. Alasannya kondisi keuangan yang tidak memadai.

”Kami rasa sulit. Namun tetap akan kita diskusikan dengan pihak dewan,” jawab bupati kala itu.

Tak hanya bupati, Sekda Lobar H. Moch Taufiq pun secara tegas mengatakan bahwa kenaikan gaji tenaga honorer itu belum masuk perencanaan pemerintah. Kembali lagi, kondisi keuangan dan fiskal daerah yang menjadi alasannya. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka