Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Gebyar Wisata Perdagangan Sepi Peminat

Bagikan

MATARAM – Sejumlah stan di bazar gebyar wisata perdagangan di Mataram Mall sepi peminat. Bazar tersebut digelar sejumlah instansi pemerintah lingkup Provinsi NTB. Di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB dan Dinas Koperasi dan UMKM. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (2/12) hingga Minggu kemarin (4/12).

Japri Karim, penjual kain tenun Sasak di salah satu stan mengeluhkan sepinya pengunjung. Praktis dia hanya bisa menjual dua buah produknya. Itupun berupa tas tenun seharga Rp 20 ribu.

“Kondisinya sepi, nggak ada pembeli,” kata Japri kepada Lombok Post (3/12).

Japri merupakan seorang pebisnis songket asal Jonggat, Lombok Tengah. Dia salah satu binaan dari Disperindag NTB dan memperoleh stan gratis dari Disperindag. Bazar itu juga diikuti sejumlah daerah, di antaranya Malang, Bandung, dan Jawa Tengah.

Dikatakan, dari empat produk yang dibawa, hanya beberapa yang laku. Tiga produk lainnya seperti kain songket, rang-rang, dan dompet tidak laku. Untuk kain songket dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.

“Sementara rang-rang saya jual seharga Rp 200 ribu, tapi nggak satupun yang terjual,” ungkap Japri.

Pantauan Lombok Post, dari sejumlah stan yang ada, beberapa di antaranya kosong. Bahkan, dua stan untuk Disperindag Pemprov NTB kosong. Japri sendiri langsung merapikan barang-barangnya. Begitu juga dengan beberapa pedagang di stan lainnya yang lebih dulu mengosongkan stannya. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka