Ketik disini

Praya

Jalan Utama Putus, Bupati Minta Warga Direlokasi

Bagikan

Jalan penghubung Dusun Pondok Gedeng, dengan Dusun Gunung Jae di Desa Aik Berik, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng) tertutup longsor. Warga kini membutuhkan bantuan dan solusi jangka panjang.

***

MUSIBAHA� itu terjadi Selasa malam pekan lalu. Hujan yang mendera sejumlah wilayah Loteng malam itu tak hanya menumpahkan air di Desa Aik Berik. Lebih dari itu, hujan turun bersama suara gemuruh besar yang menggetarkan pemukiman warga.Kepala Desa (kades) Aik Berik Musleh Hudin dan warga lainnya masih ingat jelas getaran itu.

Benar sajagemuruh A�tersebut adalah apa yang mereka khawatirkan selama ini. Hujan telah membuat lereng bukit longsor. Sedikitnya dua dusun di desa tersebut terisolir. Material dari gunung menutup jalan utama desa. Praktis tak ada kendaraan yang bisa digunakan warga untuk keluar.

MenurutA� Musleh kondisi ini cukup parah, hampir seluruh badan jalan terputus total. Lokasi longsor terjadi di Dusun Pondok Gedeng. Di tempat itu, terdapat 120 kepala keluarga (KK) atau 300 jiwa penduduk. Mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani, berkebun dan budidaya ikan air tawar.

Dari 120 KK itu, ada 10 KK yang cukup rawan. Karena, bangunan rumahnya dekat dengan lokasi longsor. Pemerintah desa pun dalam waktu dekat, akan mencari lahan yang cocok dan aman, untuk proses relokasi ke 10 KK yang dimaksud. Kemudian, mengusulkan ke Pemkab, guna dibangunkan rumah. a�?Jumlah dusun di Desa Aik Berik sendiri ada 14 dusun,a�? ujar Musleh.

Orang nomor satu di Desa Aik Berik itu pun bersyukur dan berterima kasih, karena Pemkab tanggap. Mereka bergerak cepat begitu mendapatkan informasi musibah. Saat ini, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan tenda darurat. Harapannya, digunakan sementara untuk 10 KK yang dimaksud, sembari menunggu bangunan rumah yang baru dibangun.

Tidak itu saja, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) juga sudah menyiapkan dapur umum. Begitu pula, PDAM, Dinas PU dan ESDM serta Dikpora.

A�a�?Intinya, masing-masing memiliki tugas yang berbeda-beda. Laksanakan,a�? cetus Bupati HM Suhaili FT, saat memimpin rapat di Balai Benih Ikan (BBI) Desa Pemepek.

Jika memungkinkan, harap Suhaili ke 120 KK tersebut, direlokasi semua ke tempat yang baru. Namun, itu bisa diwujudkan melalui program jangka panjang. Jangka pendek dan menegahnya, pemerintah segera membangun jalan dan rumah warga.

Orang nomor satu di Loteng itu mengaku, tidak ada yang menginginkan musibah itu terjadi. Sehingga, masyarakat harus memetik pelajaran berharga, agar menjaga lingkungan. a�?Tolong jangan takut kepada Suhaili, tapi takutlah kepada sumpah janji pegabdian kita kepada masyarakat. Layani mereka,a�? seru Suhaili.

Ia kembali menyerukan, agar di tempat yang lain, diwilayah utara untuk tetap waspada. Karena, sewaktu-waktu musibah longsor akan terjadi. a�?Kita harus waspada,a�? ujar pria asal Bodak Montong Terep tersebut.(Dedi Shopan Shopian a�� PrayaA�r2)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys