Ketik disini

Kriminal

Kerugian Negara Masih Dihitung

Bagikan

MATARAM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), turun gunung terkait perkara SHM illegal di Hutan Sekaroh, Lombok Timur (Lotim). Melalui Badan Litbang dan Inovasi (BLI), mereka membantu Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong melakukan perhitungan kerugian Negara.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan pada Ditjen Gakum Kementerian LHK Istanto mengatakan, penyidik Kejari Selong telah meminta Litbang untuk menghitung kerugian Negara. Permintaan tersebut datang usai klarifikasi Kejari Selong terkait penanganan kasus SHM illegal di Hutan Sekaroh.

”Litbang sudah diminta penyidik buat hitung kerugian Negara,” kata dia.

Istanto mengatakan, sesungguhnya permintaan penyidik telah lama disampaikan kepada Litbang. Hanya saja, belum menunjukkan adanya perkembangan.

Karena itu, Ditjen Gakum LHK berkomitmen membantun penyidik di tingkat pusat, agar perkara segera tuntas. ”Kita komitmen agar kasus tuntas. Akan kita kawal dan dorong proses lainnya yang ada di pusat,” tegasnya.

Terkait perhitungan kerugian Negara, dia mendapat informasi bahwa BLI Kementerian LHK telah membentuk tim. Hanya saja, dia belum mengetahui kapan tim akan turun.

”Sudah ada tim yang ditugaskan, tapi belum ada informasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Selain perhitungan kerugian Negara, penyidik Kejari Selong juga telah bersurat kepada Ditjen Planologi Kementerian LHK. Surat tersebut terkait pemetaan kawasan Hutan Sekaroh.

”Itu sedang dilakukan Ditjen Planologi, semoga bisa dipercepat,” tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka