Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Nunggak Biaya Operasi, Sri Rahayu Depresi

Bagikan

BIMAA� -A� Sri Rahayu, 28 tahun, warga Desa Tenga Kecamatan Woha, Kabupaten Bima ditemukan tergeletak di pinggir sungai, Sabtu (3/12). Ia diduga depresi karena memikirkan tunggakan biaya operasi melahirkan di RSUD Bima.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sekitar pukul 09.00 Wita, ibu satu anak itu sudah berada di Puskesmas Woha. Ia sudah dipasangkan oksigen untuk membantu pernapasan. Beberapa jam dirawat di Puskesmas Woha, Sri langsung dilarikan ke RSUD Bima untuk perawatan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Radar Tambora (Lombok Post Group), korban pertama kali ditemukan oleh Mira, 30 tahun, dalam kondisi lemas. Saat itu Mira tengah berjalan menuju kebun.A� Kemudian melihat korban tergeletak di pinggir sungai dan langsung menolongnya.

Sebelum korban dibawa ke Puskesmas Woha, Mira terlebih dahulu menanyakan nama dan alamat korban. Kemudian mendatangi keluarga korban. Korban pun dilarikan ke Puskesmas Woha.

Syarifudin, 30 tahun, suami korban mengaku istrinya sedang depresi. Istrinya stress karena memikirkan tunggakan biaya operasi sesar di RSUD Bima yang belum dilunasi.

” Dia (Sri Rahayu, red) memikirkan biaya operasi melahirkan yng kemarin itu, karena kami masih memiliki tanggungan yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut terkait hal itu, Syarifudin enggan menjelaskan. Ia lebih banyak memilih diam. Saat kejadian tersebut, terlihat beberapa anggota Polsek Woha di Puskesmas Woha. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys