Ketik disini

Headline Selong

Tujuh Warga Lotim Terancam 15 Tahun Penjara

Bagikan

SELONG – Kasus dugaan pembakaran lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Sadhana menyebabkan tujuh warga Lotim menjadi tersangka. Terkait hal ini, pihak Bakesbangpoldagri Lotim juga mendukung adanya langkah tegas untuk penegakan hukum.

a�?Karena ini memang kasus yang sebelumnya pernah terjadi. Warga ini bersikeras menguasai lahan HTI meskipun mereka sadar itu tanah Negara,a�? kata Kepala Bakesbangboldagri Lotim, H Sudirman.

Kasus ini sendiri bermula dari lahan HTI di kawasan Sendang Galih, Sambelia ini diserahkan pemerintah kepada PT Sadhana Arief Nusa untuk mengelolanya. Padahal di lahan tersebut hidup warga sebagai penggarap.A� Kini ketika PT Sadhana memu menanami lahan tersebut para penggarap masih memberi perlawanan.

A�a�?Dari sinilah persoalan ini muncul. Makanya langkah hukum tegas memang perlu diambil,a�? jelasnya.

Padahal, dijelaskannya, sejumlah jalan tengah telah disepakati bersama. Dimana pihak PT Sadhana dikatakan memiliki tanggung jawab untuk menjadikan warga setempat pekerja mengelola lahan HTI ini. Selain itu, warga juga dijadikan mitra perusahaan untuk menanam, merawat hingga memotong pohon yang telah ditanam perusahaan. a�?Kalau nggak salah dulu sekitar 37 orang yag dipekerjakan perusahaan. Bahkan warga juga dikasih kambing untuk diternakkan,a�? ungkap Sudirman.

Namun konflik tak mereda mengingat banyak warga yang tak tertampung perusahaan. Hal ini membuat pihak Bakesbangpoldagri merasa prihatin. Karena tindakan warga yang ingin menguasai lahan secara pribadi ini bertentangan dengan hukum. Tak hanya itu, hutan lindung sampai seluas 200 hektare diungkapkan Sudirman bahkan ikut dirambah.

A�a�?Untuk menangani maslah ini memang perlu kehadiran Negara. Langkah hukum yang tegas perlu diambil agar masyarakat mengerti tentang status hukum,a�? tegasnya.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Lotim AKP Antonius Faebuadodo Gea mengungkapkan langkah mediasi akan dilakukan jika ada permintaan Pemda. Namun, ketujuh warga yang telah ditetapkan menjadi tersangka atas aksi pembakaran dan perusakan akan ditahan sementara. a�?Ancaman maksimal 15 tahun penjara karena ini pidana murni dan bukan delik aduan,a�? terangnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka