Ketik disini

Giri Menang

Putri Kembar Seindah Namanya, Goa Walet Penuh Makna

Bagikan

Tidak hanya objek wisata pantai. Sebagai daerah pariwisata unggulan di Lombok Barat, kawasan Senggigi ternyata punya air terjun yang indah.

***

KAWASANA�Senggigi menyimpan destinasi wisata air terjun. Sayangnya, belum banyak diketahui pengunjung. Dua air terjun tersebut tak lain adalah, air terjun Putri Kembar dan air terjun Goa Walet.

Selama ini, dua air terjun tersebut memang belum dikenal luas. Karena itu, bagi pengunjung yang lebih menyukai wisata yang sepi dan menyejukkan, tempat ini bisa jadi pilihan.

Sayangnya, untuk menuju dua air terjun tersebut, tidaklah mudah. Tempatnya tidak bisa digapai oleh sepeda motor ataupun kendaraan lain. Pilihan satu satunya, pengunjung harus berjalan kaki sekitar A�dua kilometer.

Dengan pemandangan alam yang masih alami, disamping kiri kanan dihimpit oleh hutan rimbun, menambah kesan tidak biasa. Perjalanan menuju ke sana dipastikan tak akan bisa terlupakan.

Sebelum memasuki kawasan TWA Kerandangan komplek dua air terjun tersebut, pengunjung harus membayar tiket masuk Rp 5 ribu. Menuju ke sana disarankan membawa bekal secukupnya.

Karena masih alami dan belum terjamah oleh keramaian, tidak ada satu pun pedagang yang berjualan sepanjang jalan menuju ke sana.

Air terjun pertama yang dijumpai adalah air terjun Goa Walet. Dinamakan air terjun Goa Walet karena dulunya didiami ratusan burung walet. Sehingga masyarakat setempat menyebut air terjun tersebut sebagai airterjun Goa Walet.

Perjalanan ke sana, benar-benar menguras tenaga. Tapi jangan khawatir, petugas di sana telah menyiapkan sejumlah pesinggahan yang disebut shelter. Pengunjung bisa memanfaatkan untuk beristirahat.

Sementara perjalanan menuju air terjun Putri Kembar dibutuhkan tenaga tambahan. Sebab menuju kesana, pengunjungA� kembali berjalan menempuh jarak sekitar 450 meter dari air terjun Goa Walet.

Jalan menuju air terjun Putri Kembar pun lebih ektrim. Jalan menanjak dan menurun memacu adrenalin akan dijumpai sebelum sampai disana.

Namun rasa lelah dan pegal selama perjalanan dipastikan terbayar dengan pemandangan dan keindahan air terjun Putri Kembar. Air pegunungan yang masih murni bisa diminum. Sebagian besar warga sekitar pun memanfaatkan sebagai kebutuhan air sehari-hari.

“Pemandangan disini memang indah seperti putri, sama seperti namanya,a�? terang WendyDharma Agung salah seorang pengunjung kala itu.

Ketika ditanya mendapat informasi keberadaan dua air terjun tesebut, Wendy mengaku tahu dari salah seorang temannya. a�?Tahu dari teman, katanya bagus. Memang bagus,a�? pujinya.

Yups, informasi dua air terjun ini memang belum familiar seperti air terjun lainnya di Lombok Barat. Wendy juga mengatakan air terjun ini berbeda dengan air terjun yang pernah ia kunjungi.A� Karena belum terjamah oleh keramaian, sampah dan pemdangannya pun masih alami. Bak sampah dan toliet umum pun tidak terlihat di sana. Hanya ada tempat peristirahatan.

Salah seorang Polisi Hutan yang berjaga di TWA Kerandangan, Usman mengakui masih kurangnya fasilitas umum toliet dan tempat ibadah cukup berpengaruh terhadap tingkat kunjungan.

Selain itu kurangnya promosi dari pemerintah terkait dan warga sekitar menjadi penyebab kunjungan kesana sehari hanya lima sampai 10 orang. “Informasinya masih dari mulut ke mulut. Secara resmi (promosi) belum ada,a�? ujarnya. (M Zainuddin, Giri Menang/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka