Ketik disini

Headline Praya

Suhaili Bersumpah Tak Pakai Narkoba

Bagikan

PRAYA – Sedikitnya, 48 pejabat di lingkup Pemkab Lombok Tengah (Loteng), menjalani tes urine. Satu diantaranya yang mengundang perhatian serius Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB adalah, Bupati HM Suhaili FT. A�A� Pelaksanaan tes urine ini, digelar di kantor bupati.

a�?Memang ini yang saya tunggu-tunggu sejak lama,a�? kata Suhaili, kemarin (5/12) saat memimpin rapat koordinasi program kerja pemerintah.

Pantauan Lombok Post, satu persatu para pejabat yang dimaksud dipanggil. Mereka secara bergiliran memasuki ke bilik yang sudah disediakan. Kecuali, Bupati. Ia mengambil sampel urine, di kamar mandi ruangannya didampingi empat petugas BNNP.

Suasana menjadi tegang ketika, SuhailiA� menyerahkan gelas plastik yang berisikan urine kepada petugas. Sambil menyerahkan urine Suhaili menegaskan ia berani bersumpah dengan membawa nama tuhan dan kitab suci tidak pernah menggunakan narkoba.

a�?Wallahi, (demi Allah, Red)a�? sumpahnya.

Pernyataan keras itu disampaikan Suhaili, karena ia merasa risih dan terganggu, lantaran munculnya isu-isu yang menyatakan dirinya mengkonsumsi narkoba dan minuman keras. a�?Sekali lagi, saya berani bersumpah,a�? tegasnya lagi.

Saat ini, ia menangkap adanya isu yang menyebut dirinya mengkonsumsi narkoba. Karena itulah lewat tes urine tersebut ia ingin menepis tudingan-tudingan miring itu.

a�?Hari ini (Senin, kemarin), saya ikut diperiksa. Ini jawaban saya kepada mereka ingin menjabak. Semoga Allah mengampuni dosanya,a�? ujar Suhaili.

Ia menambahkan, sejak mencalonkan diri sebagai bupati dua periode, ia mengikuti prosedur tes urine, hingga mengambil sampel darah dan rambut. Namun, lagi-lagi isu miring menerpa, ia dituduh menyogok tim medis. Kendati demikian, ia mengaku tidak mau menggubris, namun kali ini berbeda.

Untuk itulah, pihaknya meminta agar BNNP, tidak saja mengambil sampel urine, tapi darah dan rambutnya juga. Kemudian, hasilnya pun bila perlu diumumkan dihadapan publik. a�?Ingat, sumpah yang saya sampaikan itu, tidak sembarangan. Sampai membawa-bawa Alquran,a�? kata Ketua DPD I Golkar NTB tersebut.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTB Anggraini Ninik mengatakan, pelaksanaan tes urine kali ini, dikoordinasikan secara rahasia dan mendadak dengan Sekda HM Nursiah.

a�?Hasilnya, Insya Allah akan kami sampaikan secara tertulis ke Sekda beberapa hari kedepan,a�? katanya.

Total pejabat yang mengikuti tes urine, kata Anggraini sebanyak 48 orang. Terdiri dari bupati, sekda, kepala SKPD lingkup Pemkab dan 12 camat. Saat pelaksanaan tes urine, ada beberapa pejabat yang mengaku mengkonsumsi obat, karena alasan kurang sehat dan untuk kesehatan.

Lebih lanjut, tekan Anggraini untuk mengetahui apakah obat yang dimaksud mengandung narkoba atau tidak, maka BNNP akan melakukan penelitian. Jika ditemukan positif, maka urusan sanksi akan diserahkan kepada pejabat terkait. Begitu pula sebaliknya. a�?Kalau sudah keluar hasilnya, silahkan ditanya ke Sekda,a�? serunya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka