Ketik disini

Giri Menang

Tanggal Penyegelan Kembali Tak Jelas

Bagikan

GIRI MENANGA�– Teka-teki waktu penyegelan Hotel Santosa sejauh ini belum dipastikan. Kendati sudah diagungkan sejak akhir November lalu, faktanya hingga saat ini Hotel Santosa masih saja beroperasi normal seperti biasa.

Kabar terakhir menyebutkan, sejumlah pihak terkait mulai rapatkan barisan. Menggelar rapat tertutup yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Lobar Hj Lale Prayatni, Asisten II Setda Lobar H Poniman, Badan Penaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) satu pintu H Ahmad Efendi, serta Kasat Pol PP Lobar Bq Yeni S Ekawati menggelar rapat di kantor Dispenda Lobar terkait penyegalan tersebut, kemarin (5/12).

Dikonfirmasi hal ini kasat Pol PP Lobar Bq Yeni S Ekawati pun membenarkan. Dikatakan, hasil keputusan dalam rapat tersebut bahwa penyegalan dilakukan setelah pesat demokrasi Pilkades serentak tanggal 7 Desember mendatang. “Kita masih akan rapat sekali lagi, rapat terakhir,a�? terangnya.

Mengenai kapan waktu pastinya, wanita berkcamata ini mengaku tidak ditentukan pasti dalam rapat tersebut. Hanya saja, dipastikan setelah Pilkades serentak dan dilakukan akhir pekan ini. “Akan segera, tidak disebutkan rinci kapan waktunya (penyegalan),a�? tegasnya.

“Yang jelas begitu Pilkades serentak selesai, tinggal menghitung hari,a�? sambung Yeni.

Yeni mengakui, penyegelan Hotel Santosa tidak boleh ada penundaan dan mengulur waktu. Hanya saja, karena event Lombok Marahthon yang dipusatkan di Senggigi beberapa waktu lalu mengharuskan mundurnya waktu penyegelan dari jadwal yang sudah ditentukan.

Ditanya berapa jumlah personil yang disiapkan Pol PP ketika turun penyegelan nanti, Yeni memastikan tidak banyak. Karena sejauh ini dalam hal penyegelan pihaknya lebih mengutamakan cara-cara persuasif. Ia tidak ingin penyegelan nanti berpengaruh terhadap ketertiban dan ketentram pelaku usaha lainnya di Senggigi. a�?Tida banyak cukup satu regu (satu regu 12 orang),a�? ucapnya.

Sementara itu, Kepala PPKAD Lobar Hj Lale Prayatni yang coba dikonfirmasi belum bisa dihubungi. Namun dalam kesempatan sebelumnya, Lale menegaskan apapun alasan dan sikap yang ditunjukkan oleh pihak Hotel Santosa, tidak akan merubah keputusan melakukan penyegelan. Kata dia, Pemkab Lobar sudah komitmen terkait keputusan itu.

a�?Barusan ini saya terima surat dari pihak hotel, isinya mereka siap membayar dengan menyicil,a�? akunya belum lama ini.

Dalam surat tersebut diterangkan, jika pihak Hotel Santosa yang menunggak pajak sektitar Rp 8 miliar lebih siap membayar November Rp 1,5 miliar, Desember Rp 1,5 miliar, Januari Rp 1,5 miliar, dan Februari Rp 1,5 miliar.

Kemudian sisa utang pajak baru dibayar lunas Maret. Namun usaha tersebut ditolak mentah-mentah oleh PPKAD. a�?Jelas kami tolak. Perwakilan hotel juga pernah datang dua kali (ke PPKAD) tapi saya tidak ingin bertemu,a�? tandasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka