Ketik disini

Praya

Akses Jalan Baru Dibangun

Bagikan

PRAYA – Warga dua dusun di Desa Aik Berik, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng) yang dilansa tanah longsor akhirnya bisa tersenyum. Mereka tidak lagi terisolir, karena pemerintah bergerak cepat membangun akses jalan baru, sepanjang 1 kilometer (km).

a�?Pembangunannya di mulai dari Pondok Gedeng, sampai Benang Stokel,a�? kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM HL Rasyidi, kemarin (6/12).

Akses jalan baru itu, kata Rasyidi sudah bisa digunakan dan dilalui kendaraan roda empat. Sementara, jalan penghubung Dusun Pondok Gedeng dengan Dusun Gunung Jae, sampai saat ini belum bisa digunakan. Pemerintah pun sudah memberi peringatan kepada pengendara, agar tidak melalui akses jalan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga tengah menyelesaikan desain kawat bronjong, yang akan dibangun di lokasi longsor. Anggarannya disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

a�?Secara teknis semua sudah siap. Tinggal menunggu BPBD dan proses relokasi pemukiman warga saja,a�? kata Rasyidi didampingi Kabid Cipta Karya Dinas PU Lalu Firman Wijaya.

Sembari menunjukkan foto titik longsor di Dusun Pondok Gedeng, Rasyidi berharap agar warga yang masihA� menolak direlokasi, untuk berpikir dua kali. Karena, jika tidak dibangunkan bronjong segera, maka longsor susulan bisa saja terjadi. Karena, sudah ada tanda-tanda. Terbukti, terjadi pada Minggu sore (4/12) kemarin.

a�?Kami berterima kasih kepada Dinas PU dan ESDM, karena benar-benar bergerak cepat,a�? sambung Kepala Desa (Kades) Aik Berik Musleh Hudin, terpisah.

Pembangunan akses jalan alternatif itu, kata Musleh dapat dikerjakan sesuai jadwal yang ada. Apalagi, warga ikut serta bergotong-royong, sehingga tinggal menyisakan pengerjaan titik longsor itu saja. a�?Kita berdoa bersama, mudah-mudahan tidak ada lagi longsor susulan,a�? harapnya.

Hanya saja, tambah Musleh sampai saat ini warga masih menolak relokasi. Ia pun berharap, agar pemerintah bergerak cepat, guna mengatasi penolakan tersebut. Dengan cara, menyiapkan surat pernyataan penolakan atau penerimaan relokasi. Jika tidak, justru masalah tersebut dapat mengganggu pembangunan bronjong tebing longsor.

a�?Surat sudah kami siapkan, tinggal di tandatangani warga bersangkutan,a�? cetus Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng HL Herdan, terpisah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka