Ketik disini

Sumbawa

Dana Desa Raib

Bagikan

SUMBAWA – Seorang staf di kantor Desa tatede, Kecamatan Lopok, Indri Noviani, 27 tahun, kebingungan dengan raibnya dana desa sebesar Rp 29,8 juta yang disimpan di laci bendahara. Selain itu, dompet tempat penyimpanan uang tersebut juga terbakar. Dia menduga uang itu dicuri.

Menurut informasi, kasus dugaan pencurian itu terjadi pada Senin (5/12) lalu. Saat itu, datang empat orang warga desa setempat yang hendak membuat surat keterangan kelakukan baik. Pelapor kemudian membuat surat tersebut bersama dua orang pemohon di ruangan staf desa. Sementara dua pemohon lainnya menunggu di luar ruangan.

Setelah membuat surat itu, pelapor kemudian masuk ke ruangan bendahara. Saat itu, pelapor melihat asap mengepul dari laci meja bendahara kantor desa. Karena penasaran, pelapor kemudian membuka laci tersebut dan mengambil dua buah dompet yang ada di dalamnya. Ternyata, salah satu dompet tersebut sudah terbakar.

Pelapor kemudian memadamkan api yang membakar salah satu dompet itu. Selain itu, pelapor juga memanggil rekan kerjanya. Setelah itu, pelapor memeriksa dompet yang terbakar itu.

Sebelumnya pelapor menyimpan uang yang merupakan dana desa di dalam dompet tersebut. Ternyata setelah diperiksa, sebagian besar uang tersebut sudah hilang dan tersisa sekitar Rp 6,7 juta. Sementara dana desa sebesar Rp 29,8 juta lebih sudah raib. Karenanya, pelapor kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Lape.

Kasubag Humas Polres Sumbawa AKP Waluyo membenarkan adanya kasus pencurian ini. Laporan pelapor sudah dibukukan dengan nomor LP/61/XII/2016. Saat ini, kasusnya tengah ditangani oleh aparat Polsek Lape. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka