Ketik disini

Kriminal

Gadaikan Mobil Sewaan Haris Ditahan

Bagikan

MATARAM – Haris, harus bersembunyi di atas loteng rumahnya. Tindakan tersebut ia lakukan untuk menghindari polisi yang memburunya, atas sangkaan melakukan penggelapan mobil.

Perburuan polisi terhadap A�Haris, bermula dari laporan Aprianto Husnaini kepada polisi. Ketika itu, Aprianto melaporkan Haris karena ia diduga telah melakukan penggelapan terhadap satu unit mobil pikap merek Daihatsu Grand Max.

Sekitar Juli lalu, Haris mendatangi korban untuk menyewa mobilnya. Awalnya, Haris menyewa mobil tersebut selama satu bulan. Dalam perjanjian sewa tersebut, korban dan pelaku menyepakati harga sebanyak Rp 4 juta.

Setelah berjalan satu bulan, pelaku kemudian kembali memperpanjang masa sewa. Selama dua bulan penyewaan, Haris selalu tepat waktu membayar uang sewa.

Namun, saat menginjak bulan ketiga, pembayaran yang dilakukan Haris macet. Kondisi itu berlanjut hingga memasuki bulan keempat. Hal tersebut tentu mengundang kecurigaan pemilik mobil.

Karena itu, Aprianto lantas menanyakan penyebab pembayaran yang telat. Bukannya mendapat jawaban yang memuaskan, korban malah mendapat pengakuan dari pelaku jika mobilnya telah digadai.

a�?Mobil itu dijaminkan untuk uang sebesar Rp 20 juta,a�? kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, korban langsung melapor ke polisi. Laporan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, Senin (5/12) polisi menangkap haris yang bersembunyi di loteng rumahnya, di Lingkungan Getap Barat, Kelurahan Cakra Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Mataram.

a�?Sempat terjadi kejar-kejaran dengan polisi sebelum menangkap pelaku,a�? katanya.

Atas perbuatannya, Haris disangka Pasal 372 KUHP tindak pidana penggelapan. Dia terancam hukuman penjara paling lama empat tahun.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka