Ketik disini

Headline Selong

Kapolres Ngotot Tahan 7 Warga Lotim

Bagikan

SELONG – Tujuh tersangka kasusA� pembakaran lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola PT Sadhana Arief Nusa di Sendang Galih, Sambelia, Lombok Timur (Lotim) A�masih ditahan. Kapolres Lombok Timur (Lotim) AKBP Wingky Adityo Kusumo mengatakan penahanan tersebut karena ini merupakan tindakan pidana murni.

a�?Ini kan kasus pembakaran lahan berbeda A�dengan kasus yang lain seperti kasus penganiyaan. Jadi ini pelanggaran Undang-undang kehutanan,a�? kata Wingky, sapaan akrabnya.

HIngga saat ini belum ada tambahan jumlah tersangka. Penetapan ketujuh tersangka ini pun, karena kepolisian memiliki bukti kuat keterlibatan mereka sebagai pelaku pembakaran kawasan HTI. Aksi yang dilakukan para tersangka ini dinilaiA� melanggar undang-undang Kehutanan. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

a�?Tersangka saat ini ditahan di ruang tahanan Polres Lotim Sedangkan untuk tahanan perempuan kita tahan di Lapas , karena saat ini kan kita belum punya tahanan khusus wanita,a�? ujarnya.

a�?Yang mau mediasi silahkan saja. Kami akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk kembali mengukur area lahan (HT, Red). Karena memang ada pihak ketiga juga yang bermain di situ,a�? beber Kapolres.

Di tempat terpisah, Bupati Lotim Ali BD mengungkapkan prihatin dengan nasib sejumlah warga yang kini ditahan di Polres Lotim. Menurutnya penahanan tidak perlu dilakukan oleh aparat kepolisian.

A�a�?Tidak harus ditahan, bagus kalau dibebaskan. Karena kasu ini berlarut-larut berarti ada masalah di situ,a�? sambungnya.

Seperti diketahui pembakaran lahan ini merupakan bentuk protes para penggarap lahan terhadap keberadaan PT Sadhana selaku pengelola HTI. Sebelumnya warga ini telah belasan tahun menggarap lahan milik negara tersebut. Namun kedatangan PT Sadhana membuat warga terusir dari sumber penghidupan mereka. Pemerintah telah beberapa kali memediasi warga untuk mencari penyelesaian terbaik. Namun banyak warga yang belum sepaham. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka