Ketik disini

Selong

Bertaruh di Pilkades, Tiga Tahun Penjara Menanti

Bagikan

SELONG – Aksi perjudian kerap menghiasi jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Untuk itu, Kapolres Lotim AKBP Wingky Adithyo Kusumo mengimbau warga untuk tidak berjudi saat pelaksanaan Pilkades 14 Desember mendatang. Jika terbukti berjudi, warga akan dijerat minimal tiga tahun kurungan penjara.

a�?Kalau memang buktinya lengkap ya bisa kita jerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. Itu ancaman hukumannya tiga sampai empat tahun penjara,a�? kata Wingky sapaan akrabnya.

Adanya perjudian oleh segelintir orang yang mendukung calon tertentu dinilai kerap menjadi pemicu konflik dalam pelaksanaan pilkades. Sehingga, sebisa mungkin baik dari aparat Kepolisian maupun TNI akan berupaya untuk mencegah aksi perjudian dalam pelaksanaan Pilkades nanti.

a�?Tapi memang untuk mengetahui adanya aksi pejudian ini agak sulit. Karena sifatnya ini kan mereka bertaruh,a�? ungkapnya.

Meski demikian, ada banyak cara yang bisa dilakukan pihak kepolisian untuk menjerat warga yang melakukan aksi judi. Misalnya saja mencari tahu informasi orang yang diduga menjadi bandar atau pemegang uang sementara. a�?Kalau ada orang yang memegang uang dan itu bisa dibuktikan. Ya bisa ditangkap,a�? tegas Wingky.

Ia berharap warga bisa melaksanakan Pilkades serentak nanti dengan damai dan lancar. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka