Ketik disini

Headline Metropolis

Semua Pejabat Akan Dioptimalkan

Bagikan

MATARAM – Para pejabat lingkup Pemprov NTB diminta tidak terlalu gusar menjelang mutasi. Terutama para kepala SKPD yang akan dipindah atau kena nonjob.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan, kepala daerah tidak akan mengabaikan nasib mereka. Meski akan ada dua pejabat eselon II yang bakal tersisih, namun pasti akan ada jalan keluar terbaik yang bisa ditempuh. “Saya kira tidak akan ada pejabat yang disia-siakan,a�? katanya, Rabu (7/12).

Nonjob ini disebabkan karena ada pengurangan kursi staf ahli Pemprov NTB, dari lima orang menjadi hanya tiga staf ahli. Konsekuensinya, dua pejabat eselon II harus tersisih dari jabatan struktural Pemprov NTB.

Wagub Amin menjelaskan, rencana mutasi saat ini tengah dalam tahap persiapan. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) NTB sedang menggodok nama-nama calon pejabat yang akan digeser, promosi atau diroling untuk mengisi posisi baru di Pemprov NTB. “Nanti gubernur sendiri yang akan menentukan di mana saja posisi para kepala SKPD ini,a�? katanya.

Ketua DPW NasDem NTB ini menjelaskan, mutasi kali ini harus dilakukan karena ada perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Konsekuensinya, gubernur harus menyesuaikan kembali perangkat kerjanya dengan yang baru dengan cara perombakan pejabat. Jika ada posisi eselon II yang harus terbuang, ia menganggap hal itu adalah konsekuensi dari perubahan. “Itu hal biasa, tidak usah digelisahkan,a�? imbuhnya.

Sesuai dengan sumpahnya, seorang pegawai negeri harus siap di mana pun ditugaskan. Tapi sebelum menempatkan, pemerintah juga pasti mempertimbangkan apakah mereka sesuai keahlian, bagaimana hasil assesment dan kompetensi mereka. Hal ini yang akan menjadi dasar penilaian Baperjakat dan kepala daerah sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H Rosiady Sayuti memastikan, mutasi akan dilakukan sebelum natal dan tahun baru. Sehingga para pejabat bisa lebih tenang karena mendapat kepastian posisi yang baru. “Sebelum akhir tahun sudah akan selesai,a�? katanya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan pendataan terhadap para pejabat di masing-masing SKPD. Sebab banyak eselon III dan IV yang akan dipromosikan untuk mengisi posisi baru, baik karena perubahan OPD baru maupun karena banyak pejabat pensiun. Jumlah eselon III yang akan pensiun mencapai 29 orang, demikian juga dengan pejabat eselon IV mencapai puluhan pegawai. “Bagi yang pensiun Januari-Februari tidak akan kita on-kan, tapi kalau Maret masih kita pertahankan,a�? ujarnya. (ili/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka