Ketik disini

Headline Kriminal

Gembong Perampok Ditembak

Bagikan

MATARAM – Zaer, harus tergolek lemah di ruang IGD RS Bhayangkara. Pria 40 tahun ini, dihadiahi timah panas akibat melawan tim opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda NTB, saat akan ditangkap, kemarin (8/12).

Menurut keterangan polisi, Zaer merupakan penjahat kambuhan. Sedikitnya, dia telah dua kali keluar masuk penjara. Yang pertama, dia sempat ditahan di Bali dan terakhir menjadi tahanan Polres Lombok Timur (Lotim).

Bukannya kapok, Zaer kembali beraksi. Dalam catatan polisi, setidaknya ia telah melakukan tiga kali pencurian dengan kekerasan (Curas), sejak keluar dari sel tahanan Polres Lotim.

a�?Ketiga TKP itu di Narmada, Lombok Barat. Dua diantaranya sudah masuk laporan polisi,a�? kata pejabat sementara Kanit I Subdit III Ditreskrimum Polda NTB AKP I Made Yogi, kemarin (8/12).

Untuk menangkap Zaer, kata Yogi, pihaknya harus kerja keras. Sebelum meringkus pelaku, tim opsnal telah tiga kali menggerebek Zaer di rumahnya, di Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Lotim. Tetapi pelaku terus lolos.

Namun, saat upaya penangkapan keempat di wilayah Narmada, Lobar, Zaer tak mampu berkutik. Dia ditangkap bersama sejumlah barang bukti, seperti perhiasan emas, kacamata, dan sebilah parang. Ketika penangkapan ini, Zaer sempat melakukan perlawanan dengan menyabet parang ke arahA� petugas.

a�?Hampir kena leher (tim) opsnal, setelah itu kita lumpuhkan,a�? kata Yogi.

Menurut polisi selama melakukan aksi kejahatannya, Zaer sempat membentuk kelompok. Namun, karena sifatnya yang emosional, dia akhirnya ditinggalkan komplotannya dan beraksi sendirian.

a�?Pelaku ini emosional, akhirnya banyak komplotannya yang memisahkan diri,a�? tandas Yogi seraya menambahkan, bahwa Zaer terancam hukuman tujuh tahun penjara, berdasarkan Pasal 367 KUHP.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka