Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Omzet Penjualan Batu Alam Menurun

Bagikan

MATARAM – Anda pecinta batu alam. Jangan khawatir, saat ini pedagang batu alam mulai marak di Kota Mataram. Batu alam biasanya digunakan untuk ornamen rumah. Terutama rumah type minimalis.

UD.Alam Lestari di Jalan Jendral Sudirman 89 Rembiga, merupakan salah satu usaha yang menjual batu alam. Yang disediakan di antaranya batu alam jenis palimanan andesit bintik-bintik bakar, palimanan andesit polos bakar, dan ada juga batu alam untuk lubang angin.

a�?Batu alam jenis granit harganya sampai Rp 1 juta permeter. Kalau yang itu harus dipesan karena barangnya dari Jawa,a�? kata Mukiyat, pengusaha batu alam setempat.

Mukiyat sudah lama menjalankan bisnis batu alam. Bahkan, dia merupakan satu-satunya pebisnis batu alam yang juga memproduksi batu alam. Bahan baku batu alam diperoleh dari Pulau Jawa.

a�?Tapi sekarang ini bisnis batu alam menurun akibat pengaruh ekonomi,a�? tuturnya.

Hal itu didasari atas omzet yang dia peroleh dari tahun ke tahun. Dia merasakan bagaimana permintaan terhadap batu alam yang mulai menurun.

a�?Kalau biasanya omzet bisa sampai Rp 70 juta perbulan, tapi kali ini agak menurun,a�? ungkap dia.

Untuk batu alam standar, dijual seharga Rp 100 ribu hingga Rp 140 ribu per meter. Sedangkan batu alam untuk lobang angin berukuran kecil dibandrol seharga Rp 35 ribu dengan ukuran 30 X 30 cm. a�?Kalau untuk perumahan jarang juga yang menggunakan batu alam. Paling kalangan tertentu saja yang ingin memperindah rumahnya,a�? papar dia.

Untuk meningkatkan omzetnya, Mukiyat berupaya memasarkan produknya kesejumlah jejaring bisnisnya. Dia mengaku tidak jarang beberapa konsumen langsung datang membeli batu alam. Dia optimistis pada 2017 mendatang permintaan terhadap batu alam meningkat seiring peningkatan ekonomi masyarakat.A� (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka