Ketik disini

Tanjung

Ayo Buruan, Jangan Sampai Kehabisan!

Bagikan

TANJUNG – Gili Trawangan menjadi favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu pergantian tahun baru. Setiap tahunnya ribuan wisatawan memadati destinasi wisata ini, termasuk Gili Air dan Meno. Sehingga hotel yang berada di Gili Trawangan dipastikan sudah penuh sejak beberapa hari sebelum akhir tahun.

A�Saat ini, 75 persen kamar hotel yang ada di Gili Trawangan sudah dibooking. Jumlah tersebut dipastikan bertambah ketika H-1 saat malam tahun baru nanti.

Salah seorang karyawan Hotel Vila Ombak Marwan mengungkapkan, beberapa wisatawan sudah memesan kamar di tempatnya. Dari 148 kamar yang tersedia di Vila Ombak saat ini hampir terpesan semua. “Yang sudah memesan ini wisatawan lokal dan mancanegara. Ya 50-50. Sekarang tinggal lima kamar yang tersisa,a�? ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan (APGT) Acok Zaini Bassok mengatakan, hal ini lumrah dialami semua pengusaha yang menawarkan jasa penginapan di Trawangan. Bahkan karena membludaknya kunjungan ke Trawangan, ketika perayaan malam tahun baru jalanaan sampai macet.

“Sekarang masih 75 persen, tapi ini sudah full booking. Otomatis ketika menjelang tahun baru nanti semua kamar telah terisi,a�? katanya.

Dijelaskan, sejumlah penginapan yang full booking ini adalah hotel dan penginapan yang ada di Trawangan. Tidak termasuk kos-kosan maupun rumah yang disulap menjadi penginapan.

Karena dari tahun-tahun sebelumnya, banyak masyarakat yang menjadikan rumah mereka menjadi penginapan guna menampung tamu backpacker. Tetapi untuk tahun ini hal tersebut tidak bisa dilakukan lagi. “Kalau tahun ini tidak ada kos-kosan atau rumah yang dijadikan penginapan,a�? tandasnya.

Menurutnya, membludaknya kunjungan ke Trawangan ketika malam tahun baru harus diantisipasi. Supaya tidak terjadi aksi kriminal maupun menyebabkan gangguan kenyamanan di masyarakat serta wisatawan.

Untuk itu, APGT bekerjasama dengan pemerintah desa, polisi, security island, hingga tokoh masyarakat setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tamu yang datang.

Bassok mengatakan, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan saat malam pergantian tahun akan diterapkan dua pintu masuk, yakni di pelabuhan dan di dermaga jetty. “Semuanya kami akan periksa terkait identitas mereka supaya pas malam tahun baru aman,a�? terangnya.

Aspek pengamanan ini juga akan diterapkan kepada pengusaha perhotelan yang akan menggelar pertunjukan kembang api saat malam tahun baru nanti. Pengusaha tidak boleh sembarangan menyalakan kembang api. Karena APGT maupun desa telah sepakat menerapkan izin kembang api. “Teman-teman pengusaha hotel harus dapat rekomendasi desa maupun kepolisian. Karena tahun lalu sempat ada insiden terhadap wisatawan karena kembang api,a�? tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Tusen Lasima mengungkapkan, membludaknya wisatawan di Gili Trawangan pada saat malam pergantian tahun merupakan hal yang bagus.

Namun politisi PDI Perjuangan ini meminta pemerintah untuk menambah pengamanan saat malam pergantian malam tahun baru. “Ini bukan berarti tiga gili tidak aman selama pergantian tahun, tetapi kita ingin pelaksanaan malam pergantian tahun berjalan aman dan tertib bagi wisatawan dan tentunya daerah,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka