Ketik disini

Sportivo

Gelar Kejurda Antar SSB

Bagikan

MATARAMA�– Koordinator Wilayah Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Korwil FOSSBI) NTB akan A�menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) antar Sekolah Sepak Bola (SSB) di Lapangan Atletik Lawata, 17-20 Desember. Kemarin (14/12), pengurus Korwil FOSSBI mulai melakukan screening kepada para pemain usia 10 dan 12 tahun.

Hal itu dilakukan untuk menyeleksi keabsahan data pemain. Takutnya, ada permainan umur pada kejuaraan tersebut.

Kejuaraan itu akan dijadikan ajang penjaringan persiapan generasi Tim Nasional Indonesia 2022 mendatang. a�?Semua daerah sudah melaksanakan kejuaraan itu,a�? kata Kepala Bidang Pembinaan Korwil FOSSBI NTB M Jaelan kepada Lombok Post, kemarin (14/12).

FOSSBI merupakan salah satu induk organisasi yang berada di bawah naungan PSSI. Namun, FOSSBI hanya bergerak untuk mengkoordinir SSB.

Seluruh pemain SSB yang bermain di Kejurda akan diseleksi. Pemain yang lolos seleksi itu bakal menjalani pertandingan di Jogjakarta 27-29 Desember mendatang. a�?Mereka akan bertanding melawan SSB dari 34 Provinsi,a�? paparnya.

Jika dilihat dari program FOSSBI pusat, kejuaraan yang digelar itu menjadi proyeksi untuk pemain timnas U-19. Mulai tahun depan, SSB yang lolos pada tingkat nasional akan diseleksi kembali.

Pada 2017, FOSSBI akan mengambil 28 atlet untuk mengikuti pemusatan latihan di Ragunan, Jakarta. Dari seleksi tahun pertama itu akan digunakan sistem degradasi. a�?Pemain yang tidak bisa berkembang akan dipulangkan,a�? jelasnya.

Dari 28 atlet yang sudah terseleksi akan dikurangi menjadi 24 atlet. Pengurangan itu dilakukan pada awal 2018. A�Selanjutnya, pada awal 2019, sebanyak 24 atlet itu juga diseleksi lagi menjadi 20 atlet. a�?Pada saat itu, umur mereka sudah beranjak 16 tahun,a�? bebernya.

Dari 20 atlet itu juga akan dikurangi menjadi 16 atlet. Pengurangan itu berdasarkan hasil seleksi pada awal 2020. a�?Pada saat itu, pemain yang lolos seleksi sudah matang,a�? ungkapnya.

Begitupun pada 2021, sisa atlet yang lolos akan diseleksi lagi. Pemain yang diambil hanya 12 orang. Pada 2022 mereka akan dikurangi menjadi delapan pemain.A� a�?Delapan pemain yang lolos seleksi itu berusia 19 tahun dan sudah masuk dalam jajaran timnas,a�? jelasnya.

Selanjutnya, delapan pemain yang sudah lolos hingga tahap akhir akan disebar ke beberapa klub profesional Liga Indonesia. a�?Begitu program kita untuk menciptakan pemain sepak bola yang berkualitas,a�? pungkasnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka