Ketik disini

Bima - Dompu

Kota Bima Bebas Banjir

Bagikan

KOTA BIMA – Beberapa terobosan dilakukan Pemerintah Kota Bima dalam penanggulangan bencana banjir. Diantaranya membertuk Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK), alokasi anggaran 1 persen untuk bencana dan  beberapa program pendukung lainnya.

Program yang sudah dijalankan ini menjadi perhatian dunia luar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima Sarafuddin membenarkan hal tersebut. Bahkan apa yang dilakukan pemerintah kota ini dijadikan standar dalam penanggulangan bencana beberapa negara di Asia.

“Beberapa waktu lalu saya diundang ke Laos untuk menjadi pembicara soal bencana,” ujarnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(14/12).

Apa yang dipaparkan tersebut dijadikan acuan dalam penanggulangan bencana di negara tersebut. Bahkan Pemerintah Laos sendiri langsung menjadikan program “Kota Tangguh” di Kota Bima sebagai patokan.

“Mereka akan mengadopsi seluruh sistem penanggulangan bencana di Kota Bima. Terutama mengalokasikan anggaran 1 persen dalam APBD khusus untuk bencana ,” aku mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  ini.

Dikatakan program Kota Tangguh  ini telah berjalan dengan baik. Terbukti kendati intensitas hujan yang mengguyur kota cukup deras, namun tidak terjadi banjir.  “Alhamdulillah beberapa kelurahan yang merupakan titik rawan tidak terjadi banjir,” katanya.

Keberhasilan ini dipengaruhi serapan air di pegunungan sudah mulai bagus. Belakangan ini kegiatan penghijauan selalu digalakan.

Kemudian parit dan sungai selalu dibersihkan TSBK dan warga. Itu membuat aliran sungai menjadi lancar. Salah satu penyebab banjir adalah tersumbatnya sungai oleh sampah yang menutup aliran.

 “Intensitas hujan juga tidak begitu deras di wilayah timur bagian selatan dan utara,” pungkasnya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka