Ketik disini

Selong

Merasa Miskin, Lapor ke Dinas STT!

Bagikan

SELONG – Saat ini masih ditemukan berbagai persoalan terkait penyaluran bantuan sosial bagi warga miskin di Lombok Timur. Misalnya penyaluran Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) penyalurannya masih amburadul.

“Memang masih banyak kita temui warga yang harusnya berhak dapat bantuan malah tidak dapat,” kata Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigras (STT) Lotim, H Ridatul Yasa.

Ini dijelaskan akibat penyaluran bantuan belum menggunakan data yang terpadu yang telah dimutahirkan. Untuk mengantisipasi hal ini, Dinas STT telah menyiapkan Layanan Rujukan Terpadu. Layanan rujukan terpadu ini dibuat untuk memberikan layanan satu pintu kepada masyarakat, khususnya keluarga miskin.

Menurutnya program  ini bertujuan untuk membantu masyarakat menghadapi masalah kemiskinan itu. Kemudian sebagai acuan untuk menyerap pelayanan yang tidak baik di  birokrasi atau pelayanan pemerintahan.

“Program ini juga untuk mengupdate data kemiskinan mencakup sampai desa,” jelasnya.

Di setiap desa akan disiapkan fasilitator dan supervisor yang bertugas mengelola data informasi untuk Kabupaten. Desember tahun ini, Dinas STT akan merekrut 60 fasilitator, enam supervisor tenaga administrasi dan tenaga operator untuk menjalanakan Layanan Rujukan Terpadu ini.

“Mereka seolah menjadi kotak saran untuk menyerap data dan spirasi masyarakat yang kemudian akan dikirim ke pusat. Pusat nanti akan memonitor,” paparnya.

Berbagai persoalan kemiskinan dan pelayanan akan menjadi perhatian dari program ini. Dimana, masyarakat miskin yang merasa tidak mendapat perhatian atau haknya menjadi prioritas utama. “Misal ada masyarakat yang merasa layanan KIS-nya tidak baik di BPJS Kesehatan, bisa lapor ke fasilitator dan ini akan kami laporkan ke pusat,” tandasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka