Ketik disini

Sumbawa

Soal DMB, KSB Tunggu RUPS

Bagikan

TALIWANG — Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin masih menunggu pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sebelum menentukan sikap terhadap perusahaan plat merah tersebut. DMB merupakan perusahaan mitra PT Multi Capital (MC), dua perusahaan ini kemudian membentuk konsorsium bersama yaitu PT Multi Daerah Bersaing (MDB).Perusahaan inilah yang kemudian mengakuisisi 24 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT). Saat ini, seluruh saham yang ada di PTNNT telah diakuisisi seluruhnya oleh PT Amman Mineral Internasional (AMI), termasuk 24 persen saham milik PT MDB.

‘’Kita tunggu hasil RUPS dulu, baru kita tahu berapa yang didapat KSB dari hasil penjualan saham ke PT AMI,’’ kata Bupati Musyafirin, saat ditemui di Masjid Agung Darussalam, kemarin.

Meski belum mengetahui nominal secara detail, bupati mengaku nilai saham yang akan di peroleh Pemda KSB, Pemrov NTB dan Pemda Sumbawa tentu akan sama dengan apa yang diperoleh PTNNT dari PT AMI.

‘’Ini kan dijual secara bersamaan, jadi nilai perlembar sahamnya tetap sama. Tinggal kita hitung saja, bisa diketahui berapa angka untuk 24 persen dari nilai seluruh penjualan,’’ jelasnya.

Dari 24 persen MDB, DMB memperoleh pembagian 25 persen. Sementara 75 persennya merupakan milik Multi Capital. Nominal 25 persen inilah yang nantinya akan menjadi hak tiga pemda (NTB, KSB dan Sumbawa).

‘’Kalau mengacu ke mekanisme pembagian selama ini, ya harus tetap mengacu pada kesepakatan awal yaitu 40 persen untuk Pemrov NTB, 40 persen untuk Pemda KSB dan 20 persen untuk Pemda Sumbawa,’’ katanya.

Orang nomor satu bumi penghasil tembaga dan emas ini juga belum mengetahui kelanjutan dari nasib PT DMB, setelah saham MDB ikut diakuisisi PT AMI yang saat ini berubah nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).  Kelanjutan nasib perusahaan ini baru akan diketahui setelah dilakukan RUPS.

‘’Apakah nanti opsinya akan dibubarkan atau tetap lanjut dengan kegiatan usaha lain, nanti kita lihat hasil RUPSnya seperti apa,’’ katanya.

Bupati tidak menampik, DMB rencananya akan tetap eksis. Hanya saja, kegiatan usaha apa yang akan dijalani perusahaan patungan itu belum diketahui secara pasti. Termasuk apakah Pemda KSB nanti akan ikut melakukan penyertaan modal di perusahaan itu.

‘’Kita tunggu saja hasil RUPSnya bagaimana. Karena nanti akan diputuskan di sana,’’ pungkasnya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka