Ketik disini

Sumbawa

Surat Pemda KSB Dicuekin AMNT

Bagikan

TALIWANG — PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sampai saat ini belum merespons surat yang dilayangkan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terkait kejelasan pembayaran uang penghargaan terhadap 81 karyawan mereka. Tercatat, dua kali Pemda KSB melayangkan surat ke manajemen perusahaan tambang tembaga dan emas ini.

Dalam surat itu, pemerintah meminta agar AMNT tetap membayar uang penghargaan bagi 81 karyawan mereka. Itu dilakukan menyusul 81 orang ini masih berstatus sebagai karyawan AMNT.

‘’Dua kali sudah kita layangkan surat ke manajemen PT AMNT, tapi belum direspons juga,’’ Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Dinas SosialTenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) KSB Zainuddin Har, kemarin.

Surat kedua dilayangkan Pemda KSB pada Jum’at pekan lalu. Surat tersebut memberikan batas waktu hingga tanggal 20 Desember kepada AMNT. Zainuddin menegaskan, sesuai aturan yang berlaku, 81 orang yang dianggap bermasalah oleh perusahaan masih berstatus sebagai karyawan AMNT. Karenanya, mereka juga berhak mendapatkan uang apresiasi (penghargaan) seperti yang diterima karyawan lainnya.

‘’Mereka ini kan masih berstatus sebagai karyawan. Sudah menjadi hak mereka mendapatkan apa yang diperoleh dan diterima karyawan lain,’’ tegasnya.

Zainuddin mengaku, meski belum direspons pihak AMNT, Pemda KSB masih memberikan waktu kepada pihak perusahaan. Itu sesuai batas waktu yang diberikan pemerintah pada surat kedua yang dilayangkan akhir pekan lalu.

Bagaimana jika perusahaan tidak merespons surat pemerintah?

Zainuddin mengatakan, pemerintah tentu akan mengambil sikap tegas. Hanya saja, sikap apa yang akan diambil dirinya mengaku masih akan mengkonsultasikan hal tersebut dengan pimpinan daerah.

‘’ Tapi perusahaan masih memiliki waktu merespons surat kita, toh juga batas akhir yang kita berikan disurat itu sampai 20 Desember,’’ katanya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka