Ketik disini

Bima - Dompu

17 Penderita Gangguan Jiwa Dapat Santunan

Bagikan

KOTA BIMA – Panitia Hari Ibu (PHI) ke-88, Dinas Kesehatan (Dikes) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima mengadakan lomba balita sehat di Dikes Kota Bima, kemarin. Selain menggelar lomba, panitia PHI juga memberikan santunan kepada 17 orang penderita gangguan jiwa.

Ketua PHI Kota Bima Hj Yani Marlina HM Qurais mengatakan, lomba balita sehat diikuti 25 balita. Setiap kecamatan diwakili lima balita usia 1 hingga 5 tahun.

“Para balita ini akan dinilai tim juri yang beranggotakan dr Nuriyah Azis, Nurfauziati dan H Asmi,” katanya.

Dikatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memantau tingkat kesehatan balita. Menurutnya, kesehatan balita merupakan salah satu faktor penentu kualitas pembangunan manusia suatu daerah.

Menurutnya, angka kematian balita termasuk dalam indikator penentu angka harapan hidup. Angka harapan hidup menjadi salah satu indikator penghitungan indeks pembangunan manusia (IPM).

Diungkapan, tahun 2010 Kota Bima pernah mengalami angka kematian balita yang cukup tinggi. Yaitu 15 balita per 1.000 kelahiran hidup. Namun sejak itu angka kematian ibu dan balita terus mengalami penurunan. Sehingga Kementerian Hukum dan HAM memberikan penghargaan. Kota Bima dianggap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan azasi masyarakat. Termasuk diantaranya menurunkan angka kematian ibu dan anak.

“Tahun 2015 lalu pemerintah kota mengalokasikan lebih kurang Rp 54 miliar atau 6,60 persen dari APBD untuk bidang kesehatan,” katanya.

Atas prestasi tersebut, dia berharap agar kinerja yang baik ini dapat terus dipertahankan Dikes bersama Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana BPPAKB Kota Bima.

a�?Dukungan dari organisasi wanita juga sangat dibutuhkan karena bersentuhan langsung dengan keluarga,a��a�� ujarnya.

Selain lomba balita, pada kegiatan tersebut diberikan santunan kepada 17 A�orang penderita sakit jiwa dari lima kecamatan. Santunan tersebut merupakan bantuan dari Baznas Kota Bima. Santunan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pada mereka yang sakit jiwa. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka