Ketik disini

Sumbawa

Jangan sekadar Seremonial

Bagikan

TALIWANG – Pemda Sumbawa Barat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa resmi membentuk Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli. Pembentukan itu ditandai dengan penandatangan sejumlah kesepakatan antara Kepala Kejari Sumbawa Paaryono dengan Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin. Penandatanganan ini juga disaksikan langsung Wabup Fud Syaifuddin, Sekda Abdul Azis, dan Wakapolres KSB Kompol Martawan di lantai tiga gedung Setda KSB, kemarin(15/12).

‘’Tim saber pungli dibentuk dari pusat hingga ke daerah itu tujuannya untuk mengurangi korupsi. Pungli itu bagian dari korupsi, karena diambil dan dipungut tanpa ada mekanisme yang mengatur,’’ kata Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Paryono.

Tim saber pungli akan bekerja diam-diam. Karenanya, dia meminta agar semua pihak untuk tidak main-main dengan tindakan pungli.

‘’Tim ini akan mengawasi semua hal. Secara senyap tim ini bekerja, mulai dari desa, kelurahan, sekolah maupun SKPD,’’ tegasnya.

Pembentukan Tim Saber Pungli itu merupakan inisiatif pemerintah. Pemerintah pusat ingin mencegah terjadinya praktek di luar aturan mulai dari tingkat atas hingga ke daerah. ‘’Kita tidak melihat nilai nominalnya besar atau kecil. Kalau kami temukan ada tindakan pungli, kami akan sikat semua,’’ ancamnya.

Kajari meminta agar semua aparatur, baik itu di desa, kelurahan, kecamatan maupun SKPD dan sekolah untuk menghindari pungli.

‘’Jangan sampai setelah diingatkan malah terjadi, kami tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas,’’ katanya.

Kejaksaan , kata diar, akan terus meningkatkan pengawasan. Mulai dari perencanaan hingga eksekusi program.Sehingga program yang dijalankan itu berjalan maksimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

‘’Semua anggota yang terlibat dalam tim saber pungli ini harus punya komitmen memberantas korupsi, demikian pula dengan peserta yang hadir saat ini, juga harus sama-sama punya komitmen tentang itu. Tapi kalau proyek pencegahan ini masih disalah gunakan, apa boleh buat kejaksaan akan melakukan penindakan sesuai prosedur hukum,’’ tandasnya.

Bupati Sumbawa Barat Musyafirin meminta kepada Tim Saber Pungli dan tamu undangan yang hadir dapat memahami niat pemerintah memberantas pungli. Hal ini sesuai dengan apa yang dicanangkan pemerintah yang ingin menjadikan KSB sebagai satu-satunya kabupaten bebas korupsi di NTB.

Dikatakan, kalau ada SKPD memang ragu-ragu dalam mengambil keputusan, dia minta segara dikonsultasikan. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi KPA, PPK takut mengeksekusi program. Selama ini KPA dan PPK tidak berani mengambil sikap karena khawatir akan diperiksa aparat.

“Padahal itu pemikiran salah.Sepanjang kita konsultasikan dan dilakukan dengan niat ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh, yakin saja pasti tidak ada masalah,’’ katanya.

Konsultasi itu bisa dilakukan melalui TP4D yang sudah dibentuk dari tingkat pusat hingga ke daerah. Konsultasi ini juga bisa dilakukan melalui Tim Saber Pungli yang sudah dibentuk pemerintah.

“Kita juga menjadikan agen-agen PDPGR ini sebagai agen pendamping. Nanti akan kita buatkan kantor khusus untuk menampung pengaduan masyarakat,’’ katanya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka