Ketik disini

Headline Tanjung

Inspektorat Deadline Sampai 30 Desember

Bagikan

TANJUNG – Sampai kemarin, masih banyak kerugian daerah yang belum dikembalikan. Untuk itu Tim Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) Lombok Utara memberikan deadline hingga 30 Desember 2016. Deadline ini ditujukan kepada pejabat ataupun mantan pejabat serta pihak ketiga yang belum mengembalikan kerugian daerah.

Inspektur Inspektorat Lombok Utara Zainal Idrus mengungkapkan langkah ini diambil karena masih ada 9 persen lebih atau Rp 425 juta lebih yang belum dikembalikan.

Jika memang tidak ada iktikad baik, pihaknya akan melakukan kajian di internal dan akan menyiapkan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM). Mereka harus menandatangani surat tersebut sebagai bentuk komitmen mengembalikan kerugian daerah tersebut. a�?Kalau mereka sudah mengembalikan nanti juga akan diberi surat penghapusan,a�? ujarnya.

Pengembalian kerugian daerah ini sudah dimulai sejak 2009 hingga tahun ini. Kerugian yang berhasil ditagih mencapai Rp 4 miliar lebih atau 90,53 persen. Sedangkan, yang belum tertagih masih tersisa 9 persen lebih atau Rp 425 juta lebih. a�?Mayoritas berasal dari pihak ketiga,a�? katanya.

Pihak ketiga ini, karena denda keterlambatan yang masuk ke kas daerah ketika diperiksa BPK terdapat unsur kerugian daerah. Langkah yang telah ditempuh, yaitu dengan majelis TPTGR yang dipimpin Sekda dan dilakukan juga oleh pihak Inspektorat setiap bulan.

Pihaknya saat ini tengah berupaya agar semua pihak ketiga pada tahun ini bisa mengembalikan kerugian tersebut. a�?Tetap kita tagih terus hingga 30 Desember nanti,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Zainal mengatakan apabila tidak dikembalikan, maka pengembalian kerugian daerah karena urusan internal pemerintah daerah. a�?Ini hanya kesalahan administrasi bukan unsur kesengajaan. Karena waktu yang terbatas, sehingga ditemukan masih ada sisanya yang belum diselesaikan,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka