Ketik disini

Tanjung

Pemkab Lombok Utara Memang Top!

Bagikan

TANJUNG – Jelang akhir tahun, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Lombok Utara melebihi target. Tahun 2016, pemkab menargetkan PAD Rp 115 miliar lebih. Saat ini realisasi PAD sudah mencapai Rp 124 miliar. a�?Kenaikannya Rp 9,32 miliar, hingga akhir tahun diprediksi bisa naik Rp 10 milar,a�? ujar Kabid Pendapatan DPPKAD Lombok Utara Vidi Ekakusuma, kemarin (16/12).

Dijelaskan, sumbangan terbesar kenaikan PAD ini dari sektor pariwisata, khususnya pajak hotel dan restoran. Apalagi dengan digalakkannya wisata halal, otomatis A�mendongkrak kesadaran pengusaha hotel dan restoran membayar pajak. a�?Geliat pariwisata di Lombok Utara semakin mendongkrak sektor usaha pariwisata,a�? katanya.

Sementara tahun 2017, PAD ditargetkan sebesar Rp 135 miliar. Terkait ini, Vidi mengatakan target itu bisa tercapai. Hal ini jika melihat potensi pajak lain yang bisa mendongkrak capaian PAD pada 2017. a�?Kita juga akan dongkrak dari PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), kita sudah lakukan pemuktahiran data khususnya di wilayah tiga gili,a�? ungkapnya.

Dengan adanya pemuktahiran data ini diharapkan target PAD bisa terdongkrak. Untuk 2016 sendiri, PBB menyumbangkan PAD sebesar Rp 5 miliar. Kemudian pada 2017 dari sektor PBB ditargetkan naik menjadi Rp 8 miliar. a�?Tren PBB ini semakin meningkat dari tahun ke tahun,a�? cetusnya.

Lebih lanjut, Vidi mengungkapkan, pihaknya mendapatkan masukan dari wakil bupati terkait upaya peningkatan PAD. Salah satunya pemasangan CCTV di pintu-pintu masuk sumber retribusi. a�?Tujuannya untuk meningkatkan pengawasan dari sektor pariwisata ini,a�? tandasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan menggunakan chip untuk memantau pajak dari restoran maupun hotel. a�?Kita juga akan mengarah ke sana (pemakaian chip),a�? katanya.

Dalam hal analisis potensi PAD, pemkab sementara ini menggunakan pihak ketiga yakni dari Unram untuk sektor PBB. Sementara untuk pajak restoran dan hotel akan dilihat efisiensi terlebih dulu. a�?Pihak ketiga juga sepertinya perlu,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka