Ketik disini

Selong

Dewan Minta Pemkab Putuskan Kontrak

Bagikan

SELONGA�– Hingga saat ini, pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) masih belum dimulai. Lambatnya progres pengerukan ini membuat Ketua DPRD Lotim

H Khairul Rizal meminta Pemkab Lotim bertindak tegas.

“Harus tegas memutus kontrak. Karena kontraktor pemenang ini terbukti tidak kredibel. Mereka tidak profesional di bidang pengerukan,” kata Rizal kepada Lombok Post.

Bagi Rizal, sudah tidak ada alasan lagi bagi Pemkab Lotim untuk memberikan waktu perpanjangan kontrak. Mengingat tidak ada sebab yang memaksa. “Ini kan tidak ada force majeure seperti bencana, peperangan atau lainnya,” ucapnya.

“Kalau kontraknya diputus, otomatis pengerukan gagal dan anggaran untuk pengerukan kembali ke daerah menjadi sisa anggaran tahun 2016,” sambungnya.

Berbeda dengan Rizal, Kepala Bappeda Lotim, Ahmad Dewanto Hadi mengaku saat ini Pemkab tengah mengkaji permohonan perpanjangan waktu dari pihak kontraktor.

“Belum diputuskan apakah akan diberikan perpanjangan waktu atau tidak,” kata dia.

Ia mengungkapkan saat ini tim tengah mempertimbangkan keputusan yang diambil. Karena untuk mendatangkan kapal pengeruk dijelaskannya bukanlah hal mudah. ” Kalaupun ada perpanjangan waktu itu nanti kontraktor siap terima dengan segala konsekuensinya,” jelasnya.

Ia mengakui molornya pengerukan ini berdampak pada serapan anggaran pemkab yang rendah. “Tapi menjelang akhir tahun nanti saya pikir akan ada lonjakan yang signifikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan Labuhan Haji, Hasibullah mengaku hingga saat ini belum dimulai proses pengerukan. “Masih belum. Baru pipanya saja yang sudah dipasang. Tapi pihak kontraktor katanya masih menunggu pipa elastis lainnya baru proses pengerukan bisa dimulai,” ujarnya kemarin (18/12). (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka