Ketik disini

Headline Pendidikan

Begini Cara Memanusiakan Manusia!

Bagikan

MATARAM a�� Siapa bilang anak telantar tidak punya nasib untuk berkembang. Bila didampingi dan dibina dengan baik, mereka bisa memunculkan potensinya. Hal ini terlihat pada pelepasan 70 anak Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Karya Putra Mataram.

a�?Mereka ini anak telantar yang kemudian kita bimbing tingkah lakunya supaya bisa masuk bursa kerja,a�? kata Kepala PSBR Karya Putra A�Roni Agustian Fareki pada Lombok Post, kemarin (19/12).

Dijelaskan, selama setahun remaja lulusan SMA sederajat dibekali keterampilan oleh PSBR Karya Putra. Selain keterampilan, anak-anak muda ini ditata mentalnya menjadi lebih baik.

a�?Lebih utama mental dahulu, kalau skill nanti bisa mengikuti sambil terus belajar,a�? sambungnya.

Mental yang dimaksud, sambungnya, dengan membekali sikap rajin, disiplin, dan jujur. Contoh menanamkan disiplin dengan salat berjamaah. Ketika ada yang tidak berjamaah, maka anak-anak PSBR Karya Putra akan menghukum dirinya sendiri.

a�?Begitu juga soal kerajinan dan kejujuran. Segala aktivitasnya selalu mengedepankan ketepatan waktu dan keterbukaan,a�? bebernya.

a�?Untuk tahu jujur ketika beli sesuatu, meski uang receh kembalian tetap diberikan. Meski receh tetap harus dikembalikan,a�? sambungnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Kependudukan Provinsi NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, setiap anak sejatinya memiliki potensi. Meski anak telantar, bila mendapat pendampingan tepat maka bisa berguna.

a�?Ya, begini salah satu cara memanusiakan manusia. Kita bekali kemampuan, dibina, dan dipersiapkan menjemput masa depan,a�? katanya.

Khalik mengatakan, dari 70 anak yang dilepas PSBR Karya Putra 46 orang sudah masuk pasar kerja. Sisanya memilih membuka wirausaha. Mereka yang berasal dari seluruh NTB akan kembali ke daerah masing-masing.

a�?Setelah setahun disini (panti), sekarang mereka akan kembali bermasyarakat,a�? sambungnya.

Pria asli Masbagik Lombok Timur ini menambahkan, 70 anak yang dilepas itu juga dibekali kelengkapan kerja sesuai keahlian. Ada yang mendapat mesin jahit, tata rias, memasak, perbengkelan, maupun servis pendingin ruangan (AC).

a�?Insya Allah mereka mampu jadi semakin baik,a�? ucapnya.

Saat ini, lanjut Khalik, dari seluruh NTB sudah mulai mendaftar ke PSBR sebanyak 200 anak. Anak telantar dan dari keluarga miskin itu akan diverifikasi.

a�?Sama, nanti setahun mereka dibimbing dan dilatih sebelum dilepas kembali ke masyarakat,a�? ujarnya.

Khalik mengingatkan, masyarakat tidak antipati dengan anak telantar. Bila mereka didampingi dan dibina, anak telantar akan menjadi anak yang berguna.

a�?Hanya karena kesempatan dan ketiadaan materi membuat mereka seperti ini (telantar). Tapi, Insya Allah kalau semua mendukung anak telantar akan habis,a�? tukasnya.(feb/r9)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka