Ketik disini

Metropolis

Hebat, Dewan Kota Sangat Produktif

Bagikan

MATARAM – DPRD Kota Mataram terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Penambahan pengajuan enam raperda inisiatif dewan yang diajukan kemarin, merupakan bukti keseriusan legislatif untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Sebelumnya sudah ada delapan perda inisiatif yang diketok tahun ini, sekarang kita tambah enam lagi,a�? ujar Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi.

Capaian tersebut jelas luar biasa. Tengok saja daerah lain yang untuk sekadar membuat satu perda inisiatif saja sangat kesulitan. Dengan 14 raperda yang delapan diantaranya sudah disahkan menjadi gambaran kinerja dewan yang sangat baik. Bahkan jika dibanding eksekutif, DPRD Kota Mataram sudah menghasilkan 60 persen perda yang ada tahun ini.

“Tak hanya produktif, kami juga awasi ketat perda yang sudah ada, sesuai fungsi pengawasan yang melekat pada dewan,a�? sambungnya.

Membangun landasan penyelenggaraan daerah menurut Didi sangatlah penting. Mendorong pelayanan publik secara maksimal sesuai ruh otonomi daerahA� adalah titik yang coba dicapai. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat, berbarengan dengan tata kelola pemerintahan yang baik akan terwujud. a�?Untuk membenahi daerah ini, kami sangat-sangat serius,a�? tegasnya.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kota Mataram L Suryadi mengatakan, enam raperda yang diajukan kemarin adalah, Raperda Sistem Pelayanan Pajak Daerah. Tujuan raperda pertama itu untuk mempermudah wajib pajak dalam urusan perpajakan daerah.

Perda tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem yang transparan, cepat, tepat, mudah dan akuntabel. Selama ini, pola manual yang diterapkan terbukti memiliki sejumlah kekurangan. Dengan aturan baru, pola pengawasan sebagai upaya mengoptimalkan pendapatan dari pajak daerah dapat dilakukan. a�?Online sistem akan memudahkannya, memperkecil kebocoran dan tunggakan,a�? ujarnya.

Rapeda kedua terkait penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) untuk menjamin hak masyarakat mengetahui perencanaan yang ada. Program dan proses lanjutnya juga perlu diketahui publik agar pengawasan langsung bisa dilakukan.

Hal tersebut untuk mendorong sistem pemerintahan daerah yang lebih baik. a�?Pemerintahan yang transparan dan akuntabel, itulah tujuan kita,a�? sambungnya.

Selanjutnya Raperda terkait Pembinaan Pendidikan Keluarga untuk memperkuat dan menciptakan lingkungan keluarga yang baik. a�?Perlu peran keluarga untuk itu,a�? tegasnya.

Dengan memperkuat peran dan keterlibatan orang tua, diyakini generasi yang lebih baik dapat tercipta. Hal itu dapat membentuk warga masyarakat yang bertanggung jawab. a�?Keluarga adalah bagian terpenting untuk membangun daerah dan negara,a�? ujarnya.

Raperda keempat berkaitan dengan Penanganan Fakir Miskin, Anak Terlantar, dan Lanjut Usia. Aturan yang dibuat memberi ruang lebih pada pemerintah untuk bertindak. Di lain pihak juga lebih menekankan kewajiban pemerintah untuk terlibat.

Program nyata, perbaikan sarana dan prasarana, termasuk pelibatan masyarakat menjadi misi raperda tersebut. Sedangkan raperda kelima berkaitan dengan Sistem Penyelenggaraan Kesehatan Daerah dengan titik berat mempermudah pelayanan untuk siapa saja.

“Dengan masyarakat yang sehat, kita bisa berharap banyak,a�? ujarnya.

Terakhir, raperda terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat yang tujuannya juga meningkatkan taraf hidup masyarakat perkotaan dengan pemberian segala hak dasar.

Ditambahkan Didi Sumardi, DPRD Kota Mataram juga secara sungguh-sungguh dan serius terus memantau dan mengkritisi segala capaian dan kekurangan pemerintah saat ini. Ragam masukan untuk perbaikan terus diberikan, untuk Mataram yang lebih baik.

“Tujuan dewan memang menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengawal pemerintah,a�? pungkas Didi. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka