Ketik disini

Bima - Dompu

Pembentukan Panitia Seleksi Kadus Dipersoalkan

Bagikan

BIMA – Ketua RW 03 Desa Tambe, Kecamatan Bolo Nurdin Idris mempersoalkan pembentukan panitia seleksi kepala dusun (Kadus) Anggrek. Menurutnya pembentukan panitia tersebut tidak melalui musyawarah.

“Kita tahu panitia sudah dibentuk ketika mereka mengedarkan persyaratan calon kepala dusun,” kata Nurdin,kemarin(19/12).

Idealnya, kata dia, ketua RT dan RW yang ada di wilayah tersebut diundang saat pembentukan panitia seleksi kepala dusun. Jangan tiba-tiba dibentuk begitu saja.

”Kita ingin panitia itu melibatkan unsur-unsur yang ada di dusun setempat. Bukan langsung diangkat begitu saja,” sesalnya.

Kepala Desa Tambe Nurdin Azrun mengatakanA� panitia yang dibentuk itu tidak melalui musyawarah. Melainkan ditunjuk langsung. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan waktu. Sebab pelaksanaannya dijadwalkan serentak dengan seleksi perangkat desa se-Kecamatan Bolo.

“Saya tidak mau repot,A� yang penting panitia yang diangkat mewakili beberapa dan sesuai aturan,”A� katanya.

Dia menjelaskan, tidak ada turan yang mengharuskan panitia seleksi diambil dari dusun setempat. Asal dari beberapa unsur mulai perangkat desa, pendidik, tokoh agama dan tokoh masyarakat sudah memenuhi syarat.

“Panitia sudah ditetapkan Kamis (15/12) di kantor Desa Tambe,” terangnya.

Dijelaskan Azrun, seleksi kadusA� tidak tertuang dalam APBDes tahun 2016. Karena kepala dusun lama mengundurkan diri setelah penyusunan APBDes. Sehingga peserta seleksi akan dipungut biaya pendaftaran.

“Kaitan uang pendaftaran itu semua akan diatur oleh panitia,” ujarnya.Dia berharap panitia yang dibentuk bisa melaksanakan tugas secara baik sesuai aturan yang ada. (sya/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka