Ketik disini

Praya

Pemkab Loteng Tagih Poliklinik MUI

Bagikan

PRAYA – Lahan 24,5 are di jalan Sultan Hasanudin Bermis Praya yang dihibahkan Pemkab Lombok Tengah (Loteng) kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, masih mangkrak.

A� a�?Lahan itu, akan dimanfaatkan untuk pembangunan Poliklinik,a�? kata Kabag Aset Setda Loteng H Muhamad pada Lombok Post, kemarin (19/12).

Hanya saja, kata Muhamad sejak aset itu dihibahkan beberapa tahun lalu, pengurus MUI hanya mampu membangun dasar dan pilar Poliklinik saja. Selebihnya, tidak ada sama sekali. Bangunan pun terkesan mangkrak dan ditumbuhi semak belukar.

Aset lahan milik Pemkab itu sendiri, menurut Muhamad cukup strategis karena berdekatan langsung dengan jalan utama Kota Praya, menuju pasar Renteng dan pusat perkantoran.

A�a�?Kami pun sudah berkali-kali melayangkan teguran lisan dan tulisan kepada pengurus MUI,a�? katanya.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa, pengurus MUI telah terikat perjanjian dengan Pemkab.A� Isinya, beber Muhamad jika dalam waktu tiga tahun, sejak nota hibah ditandatangani, pengurus MUI tidak dapat mewujudkan pembangunannya, maka persetujuan hibah akan dibatalkan.

A�a�?Ini yang sedang kita lakukan kajian dan penelahaan. Namun, kami masih berharap agar MUI segera membangun. Apa lagi yang mau ditunggu,a�? ujarnya.

Ia menambahkan, hibah lahan ke pengurus MUI Loteng itu, bersamaan dengan penyertaan modal dalam bentuk aset lahan kepada Bank NTB. Bedanya, Bank NTB menunjukkan keseriusan membangun kantor barunya. Sedangkan, MUI masih belum jelas.

a�?Prinsipnya, kami terus mendorong dan mengingatkan saja,a�? kata Kabag Humas dan Protokol Setda Lotang HL Herdan, terpisah.

Jika sampai batas waktu yang ditentukan, tidak ada kejelasan, tambah Herdan maka Pemkab akan mengeluarkan sikap, tentu sesuai ketentuan aturan hukum yang berlaku. a�?Kita tunggu saja perkembangannya,a�? kata Herdan.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka