Ketik disini

Giri Menang

Waspada Angin Kencang!

Bagikan

GIRI MENANG – Beberapa hari terakhir, nelayan di Lombok Barat tidak berani melaut. Penyebabnya, angin kencang disertai gelombang pasang cukup tinggi.

Para nelayan ini lebih memilih memarkirkan perahunya. Kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh pesisir di Lombok Barat.

Kepala Dusun Senggigi H Sarpan mengatakan, situasi laut yang tidak bersahabat memaksa lebih dari 11 nelayan di kelompoknya, sementara berhenti melaut. Namun setiap pagi, mereka terus memantau situasi terkini. Berharap angin kencang segera berakhir.

“Kalau di Senggigi sudah tiga hari. Semua nelayan berhenti melaut, karena angin sangat kencang,a�? terangnya, kemarin (19/12).

Tidak hanya nelayan Dusun Senggigi, para nelayan yang berasal dari Kota Mataram juga memilih tidak melaut. Terlihat dari perahu-perahu mereka yang biasanya parkir di Dusun Senggigi, tiga hari terakhir tidak mengalir lagi.

“Biasanya mereka ada yang berani turun. Tapi sudah tiga hari ini anginnya sangat kencang,a�? ucapnya.

Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, selama libur melaut warga pun terpaksa beralih profesi bekerja serabutan. Ada yang bekerja di proyek, tak sedikit yang memilih bertahan memperbaiki alat tangkap dan perahu yang rusak. Sembari menunggu cuaca normal.

Sementara itu, nelayan di Dusun Kuranji Bangsal, Desa Kuranji, Kecamatan A�Labuapi juga terpaksa berhenti melaut. “Kalau di sini sudah lima hari tidak melaut, tidak ada yang berani (angin kencang),a�? kata Satariah warga Dusun Kuranji Bangsal yang ditemui di lokasi.

Selain angin kencang, di Dusun Kuranji Bangsal tinggi gelombang laut juga terbilang cukup tinggi. Yakni mencapai 1,5 meter.

“Kalau dari pengalaman tahun lalu, awal Januari baru bisa melaut,a�? A�ujarnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar HM Najib mengatakan, cuaca memang sedang tidak bersahabat. Selain turun hujan deras, angin kencang juga sangat membahayakan para nelayan. “Jangan melaut dulu, tunggu perkembangan cuaca,a�? pesannya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka