Ketik disini

Sportivo

Pemerintah Upayakan Perbaikan Lapangan Tenis Mayura

Bagikan

MATARAM – Lapangan tenis Mayura sudah lama terbengkalai. Tribun penontonnya berlumut, lapangan tenisnya ditumbuhi rumput. Sementara, pagar pembatas lapangan jebol.

Melihat kondisi itu, pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB berinisiatif melakukan perbaikan. Mereka akan mengupayakan anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Dikpora NTB H Surya Bahari mengatakan, tahun depan yang bertanggung jawab terhadap perbaikan sarana dan prasarana olahraga adalah Dinas Pemuda dan OlahragaA� (Dispora). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru itu, harus berupaya memperbaiki lapangan tenis milik Pemprov NTB tersebut. A�a�?Mereka bisa bekerja sama mengajukan anggaran ke Kemenpora,a�? kata Surya, kemarin (20/12).

Namun, untuk mendapatkan anggaran dari Kemenpora bukan perkara mudah. Menurut Surya, untuk mendapat anggaran, harus ada atlet berprestasi nasional yang bisa dijual.

Dia mencontohkan gedung Padepokan Silat GOR 17 Desember bisa dibangun, karena pemerintah menjual nama atlet berprestasi nasional dan internasional. a�?Dulu, nama pesilat NTB Komang Wahyu yang dijual ke pusat sehingga gedung itu diberikan anggaran,a�? jelasnya.

Dengan menjual prestasi tenis lapangan NTB itu bisa menjadi nilai tambah bagi pemerintah untuk melobi ke pusat. Mereka bisa menggunakan nama Panji Untung Setiawan yang mendapatkan medali perunggu di PON XIX/2016 Jawa Barat. a�?Nama Panji bisa menjadi tolok ukur dan nilai lebih untuk mengajukan anggaran ke pusat,a�? ucapnya.

Surya mengatakan, sebagai pecinta olahraga harus memaklumi kekuatan pemerintah untuk memperbaiki sarana dan prasarana olahraga itu minim. Untuk itu, satu-satunya cara untuk mencari anggaran harus berani melobi ke pusat. a�?Kita harus segera susun proposalnya,a�? jelasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB H MNS Kasdiono mengatakan, pemerintah memang beinisiatif memperbaiki sarana dan prasarana olahraga yang rusak. Namun, semua itu terbentur anggaran.

Semua sarana dan prasarana olahraga akan diusahakan diperbaiki menggunakan APBD Perubahan 2017. Karena, anggaran pada APBD murni 2017 tidak mencukupi. a�?Kita akan usahakan untuk menganggarkan perbaikan itu pada anggaran perubahan,a�? terangnya.

Dia sangat setuju bila Dispora dengan Pelti bisa memperjuangkan anggaran perbaikan lapangan tenis Mayura ke Kemenpora. Jika nanti itu berhasil, Kasdiono yakin tenis NTB akan semakin menggeliat. Karena dulu lapangan tersebut pernah digunakan untuk menggelar beberapa event besar. a�?Saya berharap itu bisa terwujud,a�? harapnya.

Itu juga menjadi harapan Ketua Pengprov Pelti NTB Jamaludin Maladi. a�?Saya siap untuk bersama negosiasi ke pusat,a�? ujarnya. (arl/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka