Ketik disini

Headline Tanjung

Tertimbun Longsor 30 Menit, Satu Keluarga Selamat

Bagikan

TANJUNGA�– Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak Senin (19/12) sore lalu di Lombok Utara menyebabkan tanah longsor. Akibatnya, satu unit rumah di Dusun Terengan Lauk, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang tertimpa tanah longsor sekitar pukul 23.30 Wita. Beruntung satu keluarga berjumlah empat orang yang ada di dalam rumah selamat. Mereka hanya mengalami luka-luka. a�?Kejadiannya sekitar jam 12 malam,a�? ungkap salah seorang warga Hamzan yang ditemui di lokasi kejadian, kemarin (20/12).

Menurutnya, hujan lebat dan angin kencang memang sudah terjadi sejak Magrib. Akibat hujan tersebut, tebing yang berada di sebelah barat rumah korban Muzawirul Hadi tersebut longsor dan merobohkan tembok rumah bagian barat. Saat kejadian tidak ada warga yang tahu. Warga baru tahu setelah istri korban berhasil keluar rumah dan meminta pertolongan.

Empat korban yang merupakan satu keluarga tersebut adalah Muzawirul Hadi, 34 tahun; Sartika Wati, 31 tahun; Izza Hariri, 9 tahun; danAhsanul Majid, 5 bulan. a�?Empat orang itu sedang tidur di ruangan yang temboknya roboh kena longsor. Sempat tertimbun, tapi selamat semua,a�? ungkapnya.

Pantauan Lombok Post, tembok rumah sebelah barat milik korban jebol setelah diterjang longsoran tanah dan batu-batu dari pagar rumah. Tampak tim gabungan dari BPBD Lombok Utara, Polri, TNI, Tagana, kecamatan, dan warga gotong royong membersihkan material longsoran tersebut.

Akibat longsor ini dua ruangan yang berada di rumah korban rusak. Beberapa perangkat elektronik dan perlengkapan rumah tangga juga tampak rusak.

Hamzan menceritakan saat mengevakuasi empat korban tersebut, warga hanya melakukan dengan peralatan seadanya. Keempat korban sempat tertimbun longsor tetapi berhasil segera dikeluarkan warga. Keempatnya langsung dibawa ke Puskesmas Pemenang. Namun satu korban yakni Izza Hariri harus dirujuk ke RSUD Tanjung untuk melakukan pemeriksaan lengkap. a�?Ada sekitar 30 menit mereka tertimbun. Ada yang sebagian badannya ada yang hampir seluruhnya,a�? katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara yang ditemui di lokasi meminta masyarakat yang ada di dusun tersebut untuk selalu waspada ketika terjadi hujan lebat. Hal ini dikarenakan topografi permukiman warga berada di daerah perbukitan yang rawan longsor. a�?Langkah awal kita bersihkan longsoran kemudian memasang talud sementara pengganti tembok rumah yang roboh. Kira-kira butuh 300 karung untuk talud sementara,a�? ungkapnya.

Terpisah, pihak RSUD Tanjung melalui dr. Anita Rahman mengungkapkan, salah satu korban yakni Izza Hariri dirujuk ke RSUD sekitar pukul 10.30 Wita (kemarin) dari Puskesmas Pemenang. a�?Sampai di sini (RSUD Tanjung) kondisi pasien dalam keadaan sadar penuh dan tanda-tanda vitalnya normal,a�? ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tampak beberapa luka memar di bagian wajah dan kepala. Selain itu ada kemerahan di bagian putih mata yang menunjukkan adanya pendarahan pembuluh darah atau trauma benda tumpul.

Dari hasil pemeriksaan, korban diperkirakan sempat tertimpa dan tertimbun longsoran antara 10 hingga 15 menit. a�?Nyeri-nyeri di kepala saja. Pergerakan motorik masih normal,a�? ungkapnya.

Untuk sementara, korban akan dirawat di RSUD agar bisa melakukan obeservasi. Selain itu untuk memastikan kondisi korban kembali pulih. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka