Ketik disini

Sportivo

Pecinta Paralayang Sasar Sekolah

Bagikan

MATARAM – Olahraga paralayang masih asing bagi masyarakat. Karena itu, para pecinta paralayang terus berusaha untuk memperkenalkan olahraga terbang tersebut.

Mereka mulai menyasar beberapa sekolah di Lombok Tengah. Tujuannya untuk mengajak para pelajar terbang menggunakan paralayang.

Perintis Paralayang di Lombok Nanang Wirawan mengatakan, para pecinta paralayang di Lombok memiliki komitmen bersama untuk memajukan olahraga tersebut. Untuk memulainya, mereka harus memperkenalkannya dari bawah. a�?Kita datangi enam sekolah di Lombok Tengah selama tiga hari,a�? kata Nanang, kemarin (21/12).

Diantaranya, SMAN 1 Praya, SMAN 4 Praya, SMKN 1 Praya Tengah, SMKN 2 Praya Tengah, SMAN 1 Praya Tengah, dan SMAN 2 Praya. Tinggal dua sekolah lagi yang belum dikunjungi. a�?SMAN 1 Praya Tengah dan SMAN 2 Praya besok (22/12) kita kunjungi,a�? ujarnya.

Untuk sosialisasi itu, pihaknya sudah mengirim surat pengantar ke Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Lombok Tengah HL Idham Halid. a�?Syukur, semua direspon dan kita melakukan sosialisasi langsung,a�? kata Nanang.

A�Antusias para siswa untuk mengetahui olahraga ini sangat tinggi. Hingga mereka yang melakukan sosialisasi kewalahanA� meladeni keingintahuan para siswa. a�?Banyak siswa yang ingin mencoba paralayang. Mereka ingin terbang langsung,a�? terangnya.

Selain memberikan pemahaman paralayang sebagai olahraga prestasi, pihaknya juga memberitahukan bahwa paralayang bisa dijadikan sebagai sarana olahraga rekreasi. Beberapa tempat di NTB ini memiliki alam yang indah. a�?Lebih bagus jika kita menikmatinya sambil terbang menggunakan paralayang,a�? paparnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Praya Tengah L Sahdan mengapresiasi sosialisasi paralayang yang akan datang ke sekolahnya hari ini (22/12). Dengan kedatangan para pecinta paralayang itu nantinya bisa memberikan semangat. a�?Mudahan saja ada siswa kita yang menjadi atlet paralayang kedepannya,a�? harapnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka