Ketik disini

Sportivo

Porwasi Sebut NTB Kekurangan Pelatih Berkualitas

Bagikan

MATARAM – Persatuan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia (Porwasi) angkat bicara terkait perkembangan olahraga di NTB. Mereka menilai perkembangan olahraga NTB masih stagnan.

a�?NTB ini sebenarnya harus memiliki pelatih berkualitas, baru olahraga NTB bisa maju,a�? kata ketua Porwasi NTB Yohana Iwan Ashari, kemarin (21/12).

Mantan pengurus KONI NTB itu melihat, pelatih berkualitas sangat memengaruhi kemajuan olahraga di NTB. Karena, mereka yang menjadi penggerak dan pencetak atlet. a�?Itu yang harus diperhatikan KONI NTBA� kedepan,a�? jelasnya.

Paling tidak, kata dia, KONI NTB memberikan pelatihan khusus kepada semua pelatih yang berada pada tingkat kabupaten/kota. Dengan demikian, kualitas pelatih dapat ditingkatkan. a�?Kalau pelatihnya berkualitas tentu atlet berkualitas. Saya yakin prestasi juga makin mentereng,a�? ujarnya.

Perempuan 57 tahun itu sudah membuktikan semuanya. Salah satu cucunya yang juga sebagai atlet mendatangkan pelatih khusus yang berkualitas. Hasilnya, cucunya itu menjuarai beberapa eventA� dance berlevel internasional. a�?Di Malaysia dalam kejuaraan internasional mendapatkan medali emas. Saya lupa apa nama kejuaraan itu,a�? sebutnya.

Menurutnya, di NTB ini ada beberapa pelatih berkualitas. Namun, tidak dimanfaatkan Ilmunya oleh rekan-rekan yang lain.

Contohnya, pelatih pencak silat Dedi S Darere yang telah membawa Mariati menjadi juara dunia dua kali berturut. a�?Itu sebenarnya menjadi aset untuk mengembangkan olahraga di NTB,a�? jelasnya.

Pemilik Kolam Renang Adi Tirta itu mengaku, dia sangat mengetahui karakter didikan yang dilakukan Dedi. Sehingga, cara melatihnya itu harus dijadikan contoh bahkan dikembangkan berdasarkan keahlian masing-masing pelatih. a�?Sudah saatnya kita memajukan olahraga NTB ini,a�? tandasnya.

Hal serupa juga dikatakan Wakil Ketua KONI Kota Bima L Arman. Menurut dia, prestasi olahraga NTBA� pada tingkat nasional saat ini memang sedang meningkat. Namun yang harus dipikirkan itu bagaimana prestasi NTB kedepan. a�?Apakah mampu berprestasi lebih baik lagi. Itu kan masih tanda tanya besar,a�? katanya.

Menurutnya, atlet yang membawa prestasi NTB gemilang pada PON XIX/2016 Jawa Barat lalu sebagian besar merupakan atlet pelatnas. Artinya, para atlet itu sudah digembleng oleh pelatih yang memang memiliki kualitas bagus.

Sementara penggodokan regenerasi atlet harus dimulai dari bawah. Dalam hal ini, yang bekerja pasti pengkab/pengkot cabor. Namun, pembinaan yang dilakukan oleh mereka belum optimal. a�?Karena, pelatih di wilayah pengkab/pengkot cabor belum berkualitas,a�? sebut dia. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka